Meta Bakal Jual Kapasitas Komputasi ke Anthropic Senilai Rp179,4 triliun
Kredit Foto: Unsplash/Muhammad Asyfaul
Meta Platforms dikabarkan tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) Anthropic untuk menyewakan kapasitas komputasi dari pusat data (data center) miliknya. Nilai kesepakatan tersebut diperkirakan mencapai US$10 miliar atau sekitar Rp179,4 triliun untuk periode dua tahun.
Laporan The New York Times menyebut pembicaraan masih berada pada tahap awal sehingga belum ada kesepakatan final antara kedua perusahaan. Hingga kini, Meta maupun Anthropic belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar tersebut.
Jika terealisasi, kerja sama ini berpotensi menjadi langkah strategis Meta dalam mendiversifikasi sumber pendapatan di luar bisnis periklanan digital. Perusahaan disebut tengah mempertimbangkan pemanfaatan kapasitas pusat data AI yang selama ini dibangun untuk kebutuhan internal agar dapat disewakan kepada perusahaan lain.
Langkah tersebut sekaligus menandai potensi masuknya Meta ke bisnis layanan komputasi awan (cloud computing), segmen yang selama ini didominasi pemain besar seperti Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, dan Google Cloud.
Melansir Engadget, Meta sebelumnya memang dikabarkan sedang menyusun strategi untuk menawarkan kapasitas komputasi kepada pihak ketiga. CEO Meta Mark Zuckerberg juga pernah mengungkapkan bahwa perusahaan hampir setiap pekan menerima permintaan dari berbagai pihak yang ingin memanfaatkan infrastruktur pusat data AI miliknya.
Di sisi Meta, penyewaan kapasitas pusat data dapat meningkatkan tingkat pemanfaatan aset yang telah dibangun melalui investasi besar dalam infrastruktur AI. Pada 2026, perusahaan diperkirakan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$125 miliar hingga US$145 miliar untuk memperkuat jaringan pusat data dan infrastruktur komputasi AI.
Sementara itu, bagi Anthropic, kerja sama tersebut dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan komputasi yang terus meningkat seiring pengembangan model AI dan layanan berbasis Claude. Dengan menyewa kapasitas pusat data Meta, perusahaan tidak perlu mengeluarkan investasi besar untuk membangun fasilitas baru.
Baca Juga: Tuai Kritik, Meta Tarik Fitur AI di Instagram yang Gunakan Foto Akun Publik
Baca Juga: Meta Bangun Pusat Data AI Pertama di Kanada, Nilai Investasi Capai CAD $13 Miliar
Baca Juga: Iklan Judol Penuhi Instagram dan Facebook, Komdigi dan Meta Bentuk Tim Khusus
Kebutuhan komputasi AI yang semakin besar membuat perusahaan pengembang model AI mulai mengandalkan kerja sama dengan penyedia infrastruktur berskala besar. Model bisnis ini dinilai mampu mempercepat pengembangan AI sekaligus mengurangi kebutuhan belanja modal.
Sebelumnya, Anthropic juga telah menjalin kerja sama serupa dengan xAI milik Elon Musk. Kesepakatan tersebut dilaporkan bernilai sekitar US$45 miliar untuk jangka waktu tiga tahun dan ditujukan untuk memperkuat kapasitas komputasi bagi pengembangan layanan AI perusahaan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri