Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Cak Imin Siap Dukung Prabowo 2 Periode, tapi Nama Gibran Tak Disebut

Cak Imin Siap Dukung Prabowo 2 Periode, tapi Nama Gibran Tak Disebut Kredit Foto: Istihanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan komitmennya untuk tetap berada di barisan pemerintahan Prabowo Subianto. 

Pernyataan tersebut disampaikan Cak Imin saat peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (23/7). Acara itu dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta para pimpinan partai politik nasional.

Menariknya, saat menyampaikan dukungan agar Prabowo melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode, Cak Imin tidak menyinggung nama Gibran, meski keduanya hadir dalam acara yang sama.

“Sudah menjadi komitmen kalau Presiden itu biasanya butuh waktu 2 periode untuk memimpin,” kata Cak Imin.

Menurutnya, seluruh partai dalam koalisi seharusnya memberikan dukungan penuh kepada Prabowo agar pemerintahan berjalan stabil dan tidak kehilangan arah.

Baca Juga: Semudah Itu Lawan Jokowi, Padahal Dokter Tifa Sudah Siapkan 'Senjata' Baru di Sidang Ijazah

“Tidak boleh terombang-ambing. Biar kuat, ya, kita harus bisa, biar kuat kita harus bersama Prabowo total,” ujarnya.

Komitmen tersebut tampak konsisten dengan pernyataan Cak Imin pada Februari lalu. 

"Kami puas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, kami yakin Pak Prabowo akan sukses memimpin kita bukan hanya 5 tahun, bahkan 10 tahun yang akan datang," ucapnya kala itu. 

Selain menegaskan dukungan politik kepada Prabowo, Cak Imin juga memaparkan pandangannya mengenai konsep ekonomi yang ia sebut sebagai Prabowonomics.

Menurutnya, selama sekitar dua dekade terakhir Indonesia terlalu dipengaruhi dinamika eksternal dan mekanisme pasar global. Pemerintahan Prabowo, kata dia, kini memilih pendekatan berbeda dengan menjadikan konstitusi sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan ekonomi nasional.

Cak Imin menyebut konsep tersebut bertujuan membangun kemandirian ekonomi Indonesia tanpa bergantung pada tekanan pasar maupun negara lain.

“Sejak Pak Presiden ini, kita tidak mau didikte oleh pasar. Kita mau pakai jalan sendiri. Apa itu? Konstitusi. Apa itu? Pola pikir ekonomi yang diyakini Pak Prabowo. Kita tulis Prabowonomics. Apa itu? Kemandirian. Tidak bergantung pada negara manapun,” terang Cak Imin.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri