Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Biznet Gio dan IMV Hadirkan GIO Hybrid Cloud demi Dukung Smart Manufacturing

Biznet Gio dan IMV Hadirkan GIO Hybrid Cloud demi Dukung Smart Manufacturing Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Biznet Gio berkolaborasi dengan PT Indo Mega Vision (IMV) melalui lini produk Rainer Server untuk menghadirkan solusi GIO Hybrid Cloud Infrastructure.

Kolaborasi ini ditujukan untuk mendukung percepatan transformasi smart manufacturing sekaligus menekan risiko kerugian bisnis akibat downtime sistem.

VP of Marketing Biznet Gio, Hari Syah Agam, menyatakan bahwa downtime pada era digital saat ini tidak hanya berdampak pada sistem Teknologi Informasi (TI), tetapi juga mengancam keberlangsungan operasional perusahaan secara keseluruhan.

Berdasarkan laporan The True Cost of Downtime 2024, pabrik besar berpotensi merugi hingga USD253 juta per tahun akibat unplanned downtime.

"GIO Hybrid Cloud Infrastructure membantu perusahaan membangun lapisan redundansi agar operasional tidak bergantung pada satu lingkungan infrastruktur," ujar Hari.

Solusi ini mengintegrasikan lingkungan cloud dan on-premise ke dalam satu ekosistem yang saling terhubung guna mendukung business continuity dan disaster recovery. Layanan ini juga didukung oleh jaminan SLA uptime hingga 99,9% serta sertifikasi keamanan internasional seperti ISO 27001, PCI DSS, dan AICPA SOC.

Mengutip Flexera 2026 State of the Cloud Report, sebanyak 73% organisasi global kini telah mengadopsi pendekatan hybrid cloud guna menghindari risiko single point of failure.

Managing Director Indo Mega Vision, Sugiyanto Sutikno, menambahkan bahwa kerja sama ini memadukan keandalan perangkat server berkinerja tinggi dari Rainer Server dengan skalabilitas layanan cloud Biznet Gio.

"Melalui kolaborasi Rainer Server dan Biznet Gio, kami menghadirkan solusi Hybrid Cloud yang menggabungkan keandalan on-premise dengan skalabilitas cloud guna menjamin ketahanan serta efisiensi investasi IT perusahaan," kata Sugiyanto.

Melalui sinergi ini, kedua perusahaan berkomitmen untuk menyediakan infrastruktur digital yang fleksibel dan resilien bagi industri dalam mengimplementasikan smart manufacturing serta aplikasi mission-critical.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat