Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Di Balik Majunya Kaesang, Jokowi Manfaatkan Celah 'Miskalkulasi' Prabowo: Ketika Ada Penurunan...

Di Balik Majunya Kaesang, Jokowi Manfaatkan Celah 'Miskalkulasi' Prabowo: Ketika Ada Penurunan... Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Keputusan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota dewan pada pemilu nanti dinilai juga berkaitan dengan pembacaan terhadap dinamika politik nasional, termasuk perubahan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pengamat Politik dan Ekonomi Heru Subagia menilai berbagai program prioritas pemerintah terus menjadi perhatian sekaligus bahan evaluasi masyarakat. Menurutnya, dinamika tersebut dapat membuka ruang politik baru yang berpotensi dimanfaatkan oleh PSI.

Baca Juga: Bantal Biru hingga Botol Misterius di Tengah Kematian Pria Diduga Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie

"Ketika ada penurunan kepuasan publik terhadap efektivitas program pemerintah, di situ ada celah potensial yang bisa diambil oleh jaringan dari Jokowi dan PSI. PSI dapat memposisikan diri sebagai penyambung lidah publik untuk mengisi ruang ekspektasi masyarakat," tegas Heru, dikutip Senin (27/7/2026).

Heru menilai posisi keluarga mantan presiden itu saat ini masih memiliki pengaruh politik yang kuat, terutama karena jabatan wakil presiden yang diemban oleh Gibran Rakabuming Raka.

Kondisi itu, menurutnya, menguntungkan bagi Kaesang. Hal itu membuat langkah politikus muda itu maju sebagai calon legislator memiliki nilai strategis dalam membangun kekuatan politik menuju Pemilu 2029.

Sebelumnya, Kaesang memutuskan maju sebagai calon anggota DPR RI dari Dapil V Jawa Tengah. Heru menilai pilihan tersebut bukan keputusan spontan, melainkan bagian dari strategi politik yang telah diperhitungkan.

"Dapil V Jateng akan menjadi medan perang dari 'Baratayuda' Indonesia. Keputusan Kaesang melangkah di sana sangat heroik, tetapi juga logis secara kalkulasi politik," ujarnya.

Hingga kini, Kaesang maupun partainya juga belum menyampaikan alasan resmi yang mengaitkan pencalonannya dengan dinamika politik tersebut. Jokowi juga belum memberikan pernyataan terkait dengan majunya sosok dari Kaesang.

Adapun Ketua Partai Solidaritas Indonesia Jawa Tengah, Antonius Yogo Prabowo mengakui deklarasi ketua umumnya maju sebagai calon anggota dewan merupakan kejutan bagi pengurus partai di tingkat provinsi.

Baca Juga: 'Prabowo Tak Perlu Atur Siapa Diperiksa atau Ditahan dalam Kasus Febrie'

DPW PSI Jawa Tengah sendiriĀ  mempercepat pembentukan struktur kepengurusan hingga tingkat RW dan RT di Solo. Penguatan organisasi juga disebut didukung bergabungnya sejumlah nama baru yang diharapkan dapat memperkuat kerja pemenangan di lapangan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar