Airlangga Beri Sinyal Insentif Kendaraan Listrik Bakal Khusus Molis dan Mobil Nasional
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji skema insentif bagi kendaraan listrik. Menurutnya, pemberian insentif tersebut akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor listrik nasional.
"Itu nanti kita lihat dikaitkan dengan mobil nasional atau motor nasional," ujar Airlangga kepada wartawan, Senin (27/7/2026).
Saat ditanya apakah insentif hanya akan diberikan kepada kendaraan yang masuk kategori mobil dan motor nasional, Airlangga menegaskan arah kebijakan tersebut memang difokuskan pada kendaraan listrik produksi nasional.
"Mobil dan motor elektrik nasional," katanya.
Sebelumnya Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meminta pemerintah segera memberikan kepastian terkait insentif otomotif yang hingga kini belum juga terealisasi. Ketidakjelasan tersebut dikhawatirkan membuat konsumen terus menunda pembelian kendaraan dan pada akhirnya menekan kinerja industri otomotif nasional.
Staf Khusus Menteri Perindustrian sekaligus Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief, mengatakan kepastian insentif sangat dibutuhkan oleh pelaku industri maupun masyarakat yang saat ini masih menunggu keputusan pemerintah.
"Meminta agar industri dan konsumen produk otomotif segera diberi kepastian. Kalau belum ada kepastian, itu akan menjadi tekanan pada industri. Karena konsumennya masih akan menunggu, melakukan pembelian produk otomotif, menunggu insentif itu," kata Febri saat ditemui di Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Baca Juga: Prabowo Bocorkan Indonesia Segera Luncurkan Kendaraan Listrik Nasional
Baca Juga: Insentif Kendaraan Listrik Mulai Dipangkas, Ini yang Terdampak
Menurutnya, semakin lama kepastian insentif tertunda, semakin besar potensi munculnya sikap wait and see di kalangan konsumen. Kondisi tersebut dapat berdampak langsung terhadap penjualan kendaraan karena masyarakat memilih menahan transaksi sambil menunggu kebijakan resmi dari pemerintah.
Karena itu, Kemenperin berharap kementerian dan lembaga terkait segera mengambil keputusan agar pasar kembali bergerak dan pelaku industri memiliki kepastian dalam menyusun strategi bisnis.
"Jadi kami mohon agar segera pengambil kebijakan di bapak, ibu, di kementerian dan lembaga lain agar segera memberikan kepastian terkait dengan insentif otomotif tersebut," ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: