Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Menperin Buka GIIAS 2026, Industri Otomotif Didorong Jadi Penggerak Ekonomi

Menperin Buka GIIAS 2026, Industri Otomotif Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Kredit Foto: GIIAS
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi dibuka pada Kamis (30/7/2026) dan akan berlangsung hingga 9 Agustus 2026. Ajang yang diikuti lebih dari 65 merek otomotif global tersebut menjadi salah satu barometer industri otomotif nasional di tengah tantangan ekonomi global, sekaligus menampilkan berbagai teknologi dan inovasi kendaraan terbaru.

Pembukaan GIIAS 2026 dilakukan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Dalam sambutannya, Agus menilai penyelenggaraan GIIAS selama lebih dari tiga dekade menunjukkan peran strategis GAIKINDO dalam mendukung pengembangan industri otomotif nasional.

“Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian menyampaikan selamat dan apresiasi kepada GAIKINDO atas penyelenggaraan GIIAS. Menjaga sebuah pameran tetap relevan selama 33 kali penyelenggaraan bukanlah pekerjaan yang mudah, dan GAIKINDO telah membuktikan dirinya sebagai mitra strategis dan terpercaya, baik di masa sulit maupun di saat pasar tumbuh baik,” ujar Agus.

Menurutnya, pemerintah akan terus memperkuat kemitraan dengan pelaku industri karena sektor otomotif merupakan salah satu penopang penting perekonomian nasional.

“Hubungan kemitraan ini harus terus diperkuat, karena pemerintah memandang sektor otomotif sebagai salah satu sektor yang sangat penting bagi perekonomian nasional. Kementerian Perindustrian akan senantiasa hadir sebagai mitra strategis industri, mendengarkan, memfasilitasi, dan berjalan bersama Bapak dan Ibu sekalian,” kata Agus.

Tahun ini, GIIAS disebut menjadi penyelenggaraan terbesar sepanjang sejarah pameran tersebut. Lebih dari 65 merek kendaraan dari Jepang, Korea Selatan, Eropa, Amerika Serikat, Tiongkok, hingga Vietnam berpartisipasi dalam pameran, didukung lebih dari 150 merek industri pendukung.

Ketua Umum GAIKINDO Putu Juli Ardika mengatakan, penyelenggaraan GIIAS 2026 diharapkan menjadi momentum untuk menjaga optimisme industri otomotif nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Di tengah tantangan ekonomi global, industri otomotif Indonesia terus menunjukkan daya tahan yang kuat. GIIAS 2026 hadir membawa semangat dan optimisme baru untuk mendorong industri otomotif nasional bergerak lebih cepat dan lebih kuat, sekaligus membuktikan bahwa Indonesia semakin dipercaya sebagai pusat produksi dan ekspor kendaraan untuk pasar global,” ujarnya.

Selama penyelenggaraan selama 11 hari, pengunjung dapat melihat berbagai peluncuran kendaraan baru, teknologi elektrifikasi, hingga inovasi dari produsen otomotif global yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar strategis di kawasan Asia Tenggara.

Selain menghadirkan peserta dari industri otomotif, pameran juga diikuti perusahaan pembiayaan, industri komponen, serta ekosistem pendukung kendaraan listrik.

Untuk pengunjung, tiket GIIAS 2026 tersedia secara daring melalui aplikasi dan situs Auto360 dengan harga Rp50.000 pada hari kerja (Senin–Jumat) dan Rp100.000 pada akhir pekan (Sabtu–Minggu). Sementara itu, tiket yang dibeli langsung di lokasi dibanderol Rp75.000 pada hari kerja dan Rp125.000 pada akhir pekan.

Baca Juga: Puluhan Mobil Baru Siap Meluncur di GIIAS 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Baca Juga: Akhirnya Meluncur, Honda Perkenalkan Mobil Listrik Super One di GIIAS 2026

Usai penyelenggaraan di BSD, Tangerang, GAIKINDO akan melanjutkan rangkaian GIIAS The Series ke sejumlah kota besar. GIIAS Surabaya dijadwalkan berlangsung pada 26–30 Agustus 2026, disusul GIIAS Bandung pada 9–13 September 2026, GIIAS Semarang pada 30 September–4 Oktober 2026, serta GIIAS Makassar pada 28 Oktober–1 November 2026.

GAIKINDO juga akan memperluas penyelenggaraan pameran dengan menambah satu kota baru pada awal 2027. GIIAS Bali dijadwalkan digelar pada 27–31 Januari 2027 di The Meru Sanur, Bali.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri