Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ditanya soal Kapasitas Gibran, Rocky Gerung: Dia Incapacity, Semoga Dia Enggak Ngerti Bahasa Inggris

Ditanya soal Kapasitas Gibran, Rocky Gerung: Dia Incapacity, Semoga Dia Enggak Ngerti Bahasa Inggris Kredit Foto: Twitter Gibran Rakabuming Raka
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat politik Rocky Gerung menilai kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memerlukan perombakan (overhaul) menyeluruh.

Menurutnya, perjanjian politik yang mendasari antara pihak partai politik Prabowo dan koalisi pendukung harus perlu dievaluasi karena kinerja para menteri dinilai tidak menunjukkan hasil yang baik selama 2 tahun berjalan.

Rocky berpendapat, perjanjian politik antara presiden dan partai pengusung semestinya memuat klausul evaluasi kapasitas menteri setiap tahunnya.

Jika dalam perjalanannya kapasitas tersebut dinilai nihil, maka menurut akal sehat perjanjian dan susunan kabinet tersebut perlu ditinjau ulang demi merespons tuntutan publik.

"Isi dari perjanjian politik adalah kapasitas menteri-menteri ini diuji setiap tahun. Ini udah 2 tahun kapasitasnya enggak ada. Dengan sendirinya perjanjiannya mesti batal, batal demi akal sehat dong," ujar Rocky dalam siniar bersama Hendri Satriyo.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti perlunya pergantian figur di dalam jajaran kabinet guna memperbaiki kualitas kinerja pemerintahan secara keseluruhan, tanpa harus memandang jumlah figur yang diganti, melainkan kualitas dan kapasitas yang setara untuk menjawab persoalan bangsa.

Sementara itu, ketika Hendri bertanya khusus tentang sosok Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Rocky dengan gaya berseloroh menjawab:

"Overhaul kabinet, nah kalo Wapres bagian dari incapacity, gitu mudah-mudahan dia enggak ngerti bahasa Inggris," sindirnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat