Kredit Foto: BPMI
Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan tegas mengenai pentingnya persatuan para elite bangsa. Ia bahkan menantang siapa pun untuk menunjukkan contoh negara yang berhasil jika para pemimpinnya terus berselisih.
Menurut Prabowo, tidak ada negara yang mampu mencapai kemajuan apabila elite politik, ekonomi maupun unsur pimpinan lainnya terus terjebak dalam konflik berkepanjangan.
Baca Juga: Yang Bikin Tim Roy Suryo Yakin Soal Ijazah Jokowi Palsu: Pidato di Dies Natalis UGM 2017
"Tunjukin kepada saya negara mana yang berhasil kalau elitenya ribut terus," kata Prabowo ke Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, dikutip Sabtu (1/8/2026).
Ia menyebut kesimpulan tersebut bukan sekadar pandangan pribadi, melainkan pelajaran yang dapat dibuktikan dari sejarah berbagai peradaban dunia.
Prabowo mengatakan perkembangan sebuah negara selalu dipengaruhi oleh kemampuan para pemimpinnya membangun kolaborasi dan menyatukan kekuatan nasional.
"Ini adalah masalah sejarah, kita tinggal belajar dari sejarah ya. Dalam sejarah peradaban manusia kita bisa jelas lihat mana bangsa yang berhasil dan bangsa yang gagal," ujarnya.
Presiden menjelaskan bahwa elite bangsa tidak hanya terdiri atas pejabat pemerintah atau politisi. Menurutnya, seluruh unsur pimpinan di berbagai bidang memiliki tanggung jawab yang sama dalam menentukan arah pembangunan nasional.
"Elite adalah unsur pimpinan. Jadi elite bangsa adalah elite politik, elite ekonomi, elite intelektual, elite agama, elite budaya, elite seni, elite produsen, elite buruh," katanya.
Prabowo bahkan mengibaratkan fakta tersebut layaknya kumpulan data yang sangat mudah dianalisis.
"Ini semacam matriks, ini semacam apa ya, ini kalau AI kan ada data yang dikumpulin, tinggal kita buka saja," ujarnya sebelum kembali menegaskan tantangannya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan bahwa pembangunan bangsa merupakan proses panjang yang membutuhkan sinergi dari seluruh komponen masyarakat. Menurutnya, kekuatan nasional hanya dapat dimaksimalkan apabila seluruh elemen mampu bergerak dalam tujuan yang sama.
Baca Juga: Pengacara Lempar Pertanyaan Besar: Kalau Ijazah Jokowi Ternyata Dinyatakan Palsu, Indonesia Mau Apa?
Ia menambahkan, fondasi utama pembangunan tetap berada pada sektor ekonomi karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, presiden mengapresiasi peran dunia usaha yang dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat perekonomian nasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: