Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Panduan Prosedur Pembuatan WPS yang Benar untuk Kebutuhan Bisnis Anda

Panduan Prosedur Pembuatan WPS yang Benar untuk Kebutuhan Bisnis Anda Kredit Foto: Migas
Warta Ekonomi, Jakarta -

Setiap proyek di industri konstruksi, manufaktur, maupun minyak dan gas (migas) membutuhkan dokumen perencanaan yang matang. Salah satu dokumen penting tersebut adalah WPS. Memahami prosedur pembuatan WPS yang benar menjadi langkah awal untuk memastikan setiap proyek berjalan sesuai dengan standar kualitas dan keamanan yang telah ditentukan.

Mengenal Pengertian WPS dan Fungsinya

WPS atau Welding Procedure Specification adalah dokumen tertulis yang berisi prosedur pengelasan secara detail, mencakup metode, parameter, material, posisi, hingga standar kualitas yang digunakan.

Dokumen ini berfungsi sebagai pedoman wajib bagi welder agar proses pengelasan dilakukan sesuai standar yang berlaku. Di dalamnya tertulis perencanaan pelaksanaan pengelasan, mulai dari jenis material, metode pengelasan, hingga parameter teknis yang harus diikuti.

Jika WPS tidak disusun secara profesional, kualitas sambungan las tidak terjamin dan berisiko menyebabkan kegagalan struktural pada proyek. Karena itu, mengetahui cara membuat WPS yang sesuai standar sangat krusial bagi keberhasilan proyek.

Manfaat WPS yang disusun dengan baik antara lain:

  • Menjaga konsistensi kualitas: Setiap welder mengikuti prosedur yang sama, sehingga hasil las seragam dan dapat diandalkan.
  • Mencegah kegagalan struktural: Sambungan las yang sesuai standar akan mengurangi risiko retak, korosi, atau patah pada struktur.
  • Menghemat biaya proyek: Proses yang terstandarisasi meminimalkan pekerjaan ulang (rework) dan pemborosan material.
  • Memudahkan audit dan pengawasan: Dokumentasi WPS yang lengkap menjadi bukti bahwa proyek dikerjakan sesuai prosedur.

Langkah-Langkah Pembuatan WPS

Berikut adalah prosedur teknis yang umumnya dilakukan dalam pembuatan WPS:

  • Identifikasi Kebutuhan Proyek: Menentukan jenis material, metode pengelasan, dan standar yang akan digunakan.
  • Pembuatan Draft: Menyusun dokumen prosedur sesuai standar internasional yang berlaku.
  • Pelaksanaan PQR (Procedure Qualification Record): Melakukan uji coba pengelasan untuk membuktikan bahwa WPS yang disusun dapat diterapkan di lapangan.
  • Pengujian dan Verifikasi: Melakukan uji mekanik, uji visual, NDT (Non-Destructive Test), serta pengujian lain sesuai standar yang ditentukan.
  • Finalisasi: Dokumen resmi disahkan dan digunakan sebagai pedoman kerja.

Dengan mengikuti prosedur ini, perusahaan dapat memastikan bahwa setiap proses pengelasan dilakukan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan.

Kesalahan Umum dalam Pembuatan WPS

Kegagalan proyek sering terjadi karena WPS tidak disusun dengan benar. Kesalahan yang sering terjadi antara lain pemilihan metode pengelasan yang tidak sesuai dengan material, parameter yang tidak tepat, serta tidak dilakukannya uji kualifikasi (PQR) sebelum WPS diterapkan. 

Untuk menghindari kesalahan tersebut, perusahaan sebaiknya menggunakan jasa profesional yang memahami prosedur ini secara mendalam.

Selain itu, biaya pembuatan WPS sering menjadi pertimbangan utama. Namun, penting untuk diingat bahwa kualitas dokumen WPS jauh lebih berharga daripada sekadar biaya murah.

WPS yang baik akan menghemat biaya proyek secara keseluruhan karena meminimalkan risiko kegagalan struktural dan kecelakaan kerja.

Solusi Profesional untuk Kebutuhan WPS Perusahaan

Jika Anda membutuhkan pendampingan dalam menyusun WPS yang akurat dan sesuai standar, PT Allpro Mirai Indonesia menawarkan jasa pembuatan WPS dengan pendekatan yang profesional dan terukur. Sedangkan untuk jasa uji material Anda dapat ke PT Detech Profesional Indonesia.

Sebagai perusahaan jasa laboratorium uji material, PT Detech Profesional Indonesia mempunyai akreditasi ISO/IEC 17025:2017, serta tenaga ahli berpengalaman di bidang pengujian material dan pengelasan.

Dengan pengalaman pengujian material di berbagai sektor industri, mulai dari konstruksi, manufaktur, hingga minyak dan gas, PT Detech Profesional Indonesia memastikan setiap pengujian material yang dibuat sesuai dengan standard acuan kebutuhan spesifik proyek Anda.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri