Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Disingkirkan Prabowo, Sri Mulyani Dapat Jabatan Baru di Bank Dunia

Disingkirkan Prabowo, Sri Mulyani Dapat Jabatan Baru di Bank Dunia Kredit Foto: Alfida Rizky Febrianna
Warta Ekonomi, Jakarta -

Setelah tak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Sri Mulyani Indrawati kembali mencuri perhatian. Kali ini, mantan Bendahara Negara itu dipercaya mengemban posisi strategis di tingkat internasional usai ditunjuk oleh Bank Dunia.

Bank Dunia resmi menunjuk Sri Mulyani sebagai Ketua Bersama Asosiasi Independen Pembangunan Internasional (IDA) dalam proses pengisian kembali pendanaan atau replenishment IDA22.

Ia dipercaya memegang peran penting dalam proses pengisian kembali pendanaan salah satu program terbesar Bank Dunia bagi negara-negara miskin.

Dalam posisi tersebut, Sri Mulyani akan memperjuangkan dukungan kebijakan dan pendanaan yang lebih kuat bagi IDA22, baik dari negara-negara donor maupun negara peminjam.

Baca Juga: Purbaya Berani Jamin Ekonomi! 'Nggak Usah Khawatir Selama Saya Menteri Keuangan'

Sri Mulyani akan menjalankan tugas tersebut bersama Paschal Donohoe selaku Direktur Pelaksana dan Kepala Bidang Pengetahuan Bank Dunia.

"Sri Mulyani terpilih untuk posisi ini dari daftar kandidat yang diseleksi oleh komite pencarian yang terdiri dari perwakilan negara donor dan peminjam," tulis Bank Dunia dalam laman resminya.

Dalam keterangannya, Bank Dunia menilai Sri Mulyani merupakan salah satu tokoh paling berpengalaman di dunia dalam bidang keuangan pembangunan internasional.

"Sri Mulyani adalah salah satu tokoh paling berpengalaman di dunia dalam bidang keuangan pembangunan internasional. Saat ini beliau adalah Blavatnik World Leaders Fellow 2025-2026 di Universitas Oxford," ujar Bank Dunia.

Lembaga tersebut juga mengingatkan rekam jejak Sri Mulyani yang pernah menjadi Menteri Keuangan perempuan pertama Indonesia sekaligus menjabat sebagai Direktur Pelaksana dan Kepala Operasional Bank Dunia.

Pengalamannya dinilai memberikan keahlian mendalam dalam kebijakan pembangunan serta keuangan multilateral. Selain itu, Sri Mulyani juga tercatat masuk dalam daftar 100 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia versi Forbes.

Sebagai informasi, International Development Association (IDA) merupakan salah satu sumber pendanaan terbesar di dunia untuk memerangi kemiskinan ekstrem di negara-negara berpenghasilan rendah.

Melalui skema pinjaman berbunga rendah hingga hibah, IDA mendukung berbagai proyek pembangunan, pertumbuhan ekonomi, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sejak berdiri pada 1960, IDA telah menyalurkan lebih dari US$632 miliar untuk investasi di 115 negara. Sementara itu, siklus pengisian kembali dana IDA22 akan resmi dimulai pada Tinjauan Jangka Menengah di Tashkent, Uzbekistan, pada Desember 2026.

Adapun pertemuan penggalangan dana terakhir dijadwalkan berlangsung pada Desember 2027 untuk menentukan besaran pembiayaan konsesional yang akan tersedia bagi 78 negara hingga tahun 2031.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri