Rumor Prabowo Cuma Menjabat 2 Tahun Muncul Lagi, Lukas Luwarso Singgung Deklarasi Gerindra
Kredit Foto: BPMI
Isu mengenai dugaan kesepakatan Presiden Prabowo Subianto hanya menjabat selama dua tahun kembali menjadi sorotan setelah mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Lukas Luwarso, mengungkitnya dalam sebuah diskusi publik.
Namun, narasi tersebut sejatinya sudah pernah dibantah secara langsung oleh Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani.
Melansir berbagai sumber, Rosan sebelumnya menegaskan bahwa klaim mengenai masa jabatan dua tahun bukan berasal dari dirinya. Ia justru menyebut spekulasi itu pertama kali dilontarkan oleh Connie Rahakundini Bakrie ketika keduanya berdiskusi menjelang Pilpres 2024.
"Pernyataan yang dua tahun itu bukan datang dari saya. Beliau (Connie) mengatakan, 'Ini gimana kalau sudah dua tahun, atau kalau tiba-tiba Pak Prabowo, saya ini orang intelijen, bisa saja Pak Prabowo diracun, bisa lebih cepat, itu gimana?', dia bilang begitu," ujar Rosan.
Rosan mengaku langsung menolak pembahasan tersebut karena dinilai tidak pantas dijadikan bahan spekulasi politik. Menurutnya, tim pemenangan Prabowo-Gibran tidak pernah memiliki skenario seperti yang beredar di ruang publik.
"Saya bilang, 'Bu, udahlah, itu tidak pantas. Ya sudahlah, kita, sih, nggak ada pikiran seperti itu lah, janganlah'," kata Rosan.
Meski sudah pernah dibantah, isu tersebut kembali mencuat setelah Lukas Luwarso mengulasnya dalam tayangan YouTube Forum Keadilan TV yang diunggah pada Rabu (5/8/2026). Ia menilai terdapat dinamika politik yang menarik untuk dicermati, meski mengakui rumor tersebut belum pernah terbukti kebenarannya.
Lukas kemudian menyoroti keputusan Partai Gerindra yang sejak Februari 2025 telah mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden untuk Pilpres 2029. Menurutnya, langkah itu muncul dalam waktu yang relatif singkat setelah Prabowo resmi dilantik sebagai presiden.
"Makanya ada satu settingan agar di ulang tahun ke-17 itu… waktu itu diumumkan ketua panitianya atau Sekjennya bahwa Prabowo akan maju lagi tahun 2029," ujar Lukas.
Dalam pandangannya, deklarasi tersebut dapat dibaca sebagai respons terhadap rumor yang beredar mengenai kemungkinan masa jabatan Prabowo hanya berlangsung dua tahun. Namun, Lukas juga menegaskan dirinya tidak dapat memastikan benar atau tidaknya isu tersebut.
Baca Juga: Terungkap! Alasan Prabowo Dapat Kursi Menhan Jokowi: Soal Anggaran Jumbo
"Padahal yang beredar adalah ada kesepakatan Prabowo hanya akan bertahan maksimal 2 tahun… Rumor yang beredar. Kita enggak pernah tahu itu benar atau tidak," katanya.
Sebelumnya, Connie Rahakundini Bakrie juga pernah mengklaim memperoleh informasi dari Rosan Roeslani mengenai skenario tersebut. Connie bahkan menyebut Prabowo hanya akan memimpin selama dua tahun sebelum sisa masa jabatan dilanjutkan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Namun, pernyataan itu telah dibantah secara terbuka oleh Rosan. Hingga kini tidak ada konfirmasi resmi maupun bukti yang mendukung adanya kesepakatan politik sebagaimana rumor yang kembali diangkat dalam pernyataan Lukas Luwarso.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama