Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tokoh Dirty Vote Prof Uchenk Soroti Tampang Gibran Terpampang dengan Fakta Sarjana Pengangguran Sudah Tembus 1 Juta Orang!

Tokoh Dirty Vote Prof Uchenk Soroti Tampang Gibran Terpampang dengan Fakta Sarjana Pengangguran Sudah Tembus 1 Juta Orang! Kredit Foto: Antara/Hasrul Said
Warta Ekonomi, Jakarta -

Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Gadjah Mada, Zainal Arifin Mochtar, menyoroti headline harian Kompas yang mengangkat persoalan pengangguran di Indonesia, khususnya meningkatnya jumlah sarjana yang belum mendapatkan pekerjaan.

Melalui pernyataannya, Zainal menilai headline dan foto utama yang ditampilkan Kompas menggambarkan kontras antara tingginya angka pengangguran sarjana dan janji penciptaan lapangan kerja yang pernah disampaikan pemerintah.

"Kompas hari ini dengan headline dan foto utama, perpaduan sempurna. Sarjana menganggur 1 juta orang dan penjanji 19 juta lapangan kerja. Ini bukan soal Gibran semata, tapi tagihan ke pemerintahan. Mana janji?" kata pria yang akrab disapa Uchenk tersebut.

Pernyataan tersebut merujuk pada data mengenai sekitar satu juta lulusan sarjana yang belum terserap di dunia kerja, di tengah janji Gibran saat debat Pilpres 2024 dan penciptaan 19 juta lapangan pekerjaan yang sebelumnya menjadi bagian dari janji politik pemerintahan Prabowo-Gibran.

Salah tokoh Dirty Vote menegaskan, persoalan pengangguran tidak seharusnya hanya dikaitkan dengan sosok tertentu, melainkan menjadi tanggung jawab pemerintah secara keseluruhan untuk memenuhi komitmen yang telah disampaikan kepada publik.

Menurutnya, meningkatnya angka pengangguran, terutama di kalangan lulusan perguruan tinggi, menjadi tantangan serius yang harus segera diatasi melalui kebijakan konkret dan penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan.

Isu pengangguran sarjana kembali menjadi sorotan publik di tengah perlambatan ekonomi dan ketatnya persaingan di pasar tenaga kerja.

Kondisi tersebut memunculkan tuntutan agar pemerintah segera menghadirkan solusi nyata untuk memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda dan lulusan baru.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat