Kredit Foto: Istimewa
Sikap pengamat politik Rocky Gerung terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi sorotan. Rocky yang selama ini dikenal vokal mengkritik pemerintah, disebut Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dian Sandi Utama kini menunjukkan sikap yang berbeda dibandingkan ketika Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) masih memimpin.
Perubahan tersebut kemudian memunculkan dugaan mengenai alasan di balik sikap Rocky. Namun, Dian menilai persoalannya bukan karena Rocky berada dalam tekanan maupun tersandera kepentingan politik tertentu.
Menurutnya, perbedaan sikap tersebut justru berkaitan dengan pandangan Rocky terhadap Jokowi. Ia menilai Rocky memang memiliki persoalan tersendiri terhadap mantan orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Baca Juga: Berkali-kali Jokowi Bilang Tak Niat Penjarakan Roy Suryo, Harapannya di Kasus Ijazah Adalah...
"Bukan tersandera tapi memang tidak suka Pak Jokowi saja," ungkapnya.
Dian kemudian mengaitkan pandangan tersebut dengan latar belakang Jokowi. Menurutnya, Jokowi bukan berasal dari kalangan yang dianggap sebagai ningrat politik sehingga hal itu disebut menjadi salah satu faktor yang membuat Rocky memiliki sikap berbeda.
"Karena dianggapnya bukan 'Ningrat Politik'. Rakyat biasa dia anggap tidak pantas memimpin Indonesia," lanjutnya.
Lebih lanjut, Dian turut menyoroti sikap Jokowi ketika menghadapi berbagai kritik. Menurutnya, Jokowi yang memilih tidak menanggapi suatu isu dapat menjadi tanda bahwa isu tersebut tidak dianggap penting oleh mantan presiden tersebut.
"Kembali ke pasal 1, selama Pak Jokowi tidak menanggapi, itu artinya tidak penting," tutupnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri