Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tak Mau Tertinggal di Era AI, Bank Jakarta Investasi Besar pada SDM Digital

Tak Mau Tertinggal di Era AI, Bank Jakarta Investasi Besar pada SDM Digital Kredit Foto: (Istimewa)
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bank Jakarta memperkuat investasi pada sumber daya manusia (SDM) digital sebagai strategi mempercepat transformasi perusahaan di tengah pesatnya digitalisasi industri jasa keuangan yang diwujudkan melalui peluncuran Officer Development Program (ODP) Information Technology Batch I Tahun 2026 yang bekerja sama dengan BINUS University.

Adapun program bertema Building Future Digital Leaders for a Smarter, Safer, and Stronger Bank Jakarta itu menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk membangun kapabilitas organisasi yang mampu menopang transformasi bisnis secara berkelanjutan. 

Melalui pengembangan talenta digital, Bank Jakarta menargetkan penguatan fondasi teknologi guna menghadirkan inovasi layanan, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola dan manajemen risiko, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi nasabah dan para pemangku kepentingan.

Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan transformasi yang dijalankan perusahaan tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga mencakup bisnis, operasional, manajemen risiko, serta pengembangan people and culture.

"Bank Jakarta saat ini tengah menjalankan transformasi secara menyeluruh yang mencakup aspek bisnis, operasional, manajemen risiko, teknologi informasi, hingga pengembangan people and culture sebagai satu kesatuan yang saling memperkuat. Kami meyakini bahwa kemampuan untuk terus beradaptasi dan berinovasi merupakan fondasi utama agar Bank Jakarta mampu tumbuh secara berkelanjutan di tengah perubahan industri yang semakin dinamis. Oleh karena itu, melalui Officer Development Program Information Technology ini, kami menyiapkan talenta digital yang akan menjadi bagian penting dalam mengakselerasi transformasi tersebut," ujar Agus dalam keterangan resmi, Sabtu (8/8/2026).

Penguatan kompetensi teknologi informasi dinilai semakin penting seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap layanan perbankan digital yang cepat, aman, dan andal. Di sisi lain, industri juga tengah menghadapi perkembangan teknolodi seperti artificial intelligence (AI), big data, data analytics, cloud computing, modernisasi arsitektur teknologi, hingga meningkatnya ancaman cybersecurity.

Direktur Teknologi & Operasional Bank Jakarta Daniel Setiawan Subianto mengatakan peserta ODP tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman mengenai bisnis perbankan agar mampu menerjemahkan teknologi menjadi solusi yang bernilai bagi perusahaan.

"Melalui ODP Information Technology, peserta dipersiapkan untuk memiliki kapabilitas teknis di berbagai bidang teknologi informasi yang relevan dengan kebutuhan industri perbankan masa kini dan masa depan. Selain penguasaan aspek teknologi, mereka juga dibekali pemahaman mengenai bisnis dan operasional perbankan sehingga mampu menghadirkan solusi digital yang inovatif, memperkuat ketahanan sistem, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung akselerasi transformasi Bank Jakarta secara berkelanjutan," jelas Daniel.

Dalam program ini, kolaborasi dengan BINUS Univesrsity juga menjadi bagian dari upaya untuk membangun ekosistem pengembangan talenta digital sesuai dengan kebutuhan industri. Diharapkan, melalui program tersebut, 17 peserta mampu mengembangkan kompetensi teknis dan manajerial secara seimbang untuk mendukung inovasi serta transformasi industri perbankan di masa depan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait: