Pengusaha Pengelasan Konsolidasi Nasional, APPI Incar Pasar Regional hingga Global
Kredit Foto: APPI
Pelaku usaha pengelasan kini memiliki wadah nasional setelah Asosiasi Pengusaha Pengelasan Indonesia (APPI) resmi dideklarasikan. Organisasi tersebut dibentuk untuk mendorong peningkatan daya saing industri pengelasan melalui standardisasi usaha, peningkatan kompetensi tenaga kerja, digitalisasi, hingga penguatan penggunaan produk dalam negeri.
Founder APPI Budi Harta Winata yang juga dipercaya sebagai Ketua Umum pertama mengatakan asosiasi dibentuk untuk menyatukan pelaku usaha pengelasan dari berbagai daerah agar memiliki daya saing yang lebih kuat dan mampu menjadi bagian penting dalam pengembangan industri nasional.
Menurutnya, industri pengelasan memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai sektor manufaktur, konstruksi, hingga infrastruktur. Namun, pelaku usaha masih menghadapi tantangan berupa kualitas sumber daya manusia, standar usaha yang belum seragam, hingga terbatasnya akses pengembangan bisnis.
"APPI lahir untuk menyatukan seluruh pengusaha pengelasan Indonesia. Kami ingin mengangkat derajat bengkel las agar naik kelas, memiliki standar yang baik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas penggunaan produk dalam negeri, serta menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia," ujar Budi.
Melalui pembentukan APPI, asosiasi akan mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui sertifikasi, digitalisasi usaha, adopsi inovasi teknologi, serta penguatan rantai pasok industri dalam negeri.
Selain itu, APPI juga menargetkan peningkatan profesionalisme bengkel las agar mampu memenuhi kebutuhan industri nasional sekaligus meningkatkan daya saing menghadapi persaingan regional maupun global.
Deklarasi APPI mendapat dukungan dari Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman. Dalam kesempatan tersebut, Maman menekankan pentingnya penguatan kapasitas pelaku usaha nasional agar mampu menjadi pelaku utama di pasar domestik.
Menurutnya, pengusaha lokal perlu didorong menjadi tuan rumah di negeri sendiri melalui peningkatan daya saing, penguatan kapasitas usaha, serta kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan dunia usaha.
Baca Juga: Kepmen HGBT Baru Terbit, Industri Minta Pasokan Gas Direalisasikan Penuh
Baca Juga: Industri Tekstil Makin Bergairah, Enam Perusahaan Gelontorkan Investasi Rp2,7 Triliun
Dukungan tersebut menjadi landasan bagi APPI untuk memperluas sinergi dengan kementerian dan lembaga, dunia pendidikan, badan usaha milik negara (BUMN), sektor swasta, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem industri pengelasan melalui peningkatan kualitas tenaga kerja, pengembangan teknologi, serta perluasan penggunaan produk dalam negeri pada berbagai proyek industri.
APPI juga menilai penguatan sektor pengelasan dapat memberikan dampak terhadap penciptaan lapangan kerja sekaligus memperkuat rantai pasok manufaktur nasional. Karena itu, organisasi tersebut mengajak pelaku usaha pengelasan dari berbagai daerah bergabung dalam satu wadah guna mempercepat transformasi industri pengelasan menjadi lebih modern, profesional, dan berdaya saing.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: