Kini Ogah Urus Kasus Ijazah, Dokter Tifa Ngaku Pernah Ditawari Uang Damai Rp50 Miliar
Kredit Foto: Istimewa
Dokter Tifa mengungkap pernyataan mengejutkan di tengah keputusannya untuk “hijrah” dari polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Ia mengaku pernah mendapatkan tawaran restorative justice lengkap dengan paket senilai Rp50 miliar, tetapi memilih menolaknya.
Pengakuan tersebut disampaikan Dokter Tifa saat merespons anggapan bahwa dirinya sengaja mundur dari polemik ijazah Jokowi. Ia pun membantah isu yang menyebut dirinya diam-diam pergi ke Solo untuk berdamai.
Menurut Dokter Tifa, jika sejak awal dirinya memang berniat berdamai, tawaran tersebut sudah diterima jauh sebelumnya. Namun, ia menyatakan keputusan untuk hijrah diambil setelah merasa tugasnya sebagai peneliti dan pejuang telah selesai.
"Saya mau berhijrah kok pada protes. Bahkan memaki saya pengecut. Bahkan sekarang ini isu mencuat saya dikatakan diam-diam ke Solo. Allahuakbar! Jika saya mau berdamai dengan Joko Widodo, akan saya terima tawaran itu jauh-jauh hari," kata Dokter Tifa di akun X.
Ia kemudian menyinggung secara terbuka adanya tawaran restorative justice yang menurutnya disertai paket Rp50 miliar.
"Dan saya buka transparan ini: Tawaran Restorative Justice kepada saya lengkap dengan paket Rp 50 M! Apakah saya ambil? TIDAK!" tegasnya.
"Lalu kalian masih bilang saya mundur, saya pengecut, saya pengkhianat. Bagaimana sih pikiran kalian? Hah??? Saya hijrah karena tugas saya sebagai peneliti sudah saya tunaikan. Tugas saya sebagai pejuang sudah saya tunaikan! Perjuangan saya selesai dengan eksepsi saya diterima dan saya bebas. Karena itu saya katakan: saya hijrah," ujarnya.
Dokter Tifa kemudian membeberkan perjalanan panjang yang menurutnya menjadi alasan mengapa ia memilih mengakhiri fokusnya pada polemik tersebut.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: