Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

ASABRI Punya 'Saham Gemuk' di Bursa, Ada yang Nyaris 30%

ASABRI Punya 'Saham Gemuk' di Bursa, Ada yang Nyaris 30% Kredit Foto: Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT ASABRI (Persero) masih tercatat sebagai pemegang saham dengan porsi signifikan di sejumlah emiten. Berdasarkan data kepemilikan saham Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 31 Juli 2026, ASABRI memiliki kepemilikan dua digit di sedikitnya enam emiten, bahkan mencapai lebih dari seperempat saham beredar pada salah satu perusahaan.

Data menunjukkan kepemilikan terbesar ASABRI berada di PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR) sebesar 26,19%, disusul PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) 23,60%, dan PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP) 15,22%.

Selain itu, ASABRI juga masih menjadi pemegang saham besar di PT Indofarma Tbk (INAF) sebesar 13,74%, PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY) 11,58%, serta PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) 10,31%.

Portofolio tersebut menunjukkan eksposur investasi ASABRI masih tersebar pada sejumlah emiten berkapitalisasi kecil hingga menengah yang selama ini kerap menjadi perhatian pelaku pasar karena volatilitas pergerakan harga sahamnya.

Baca Juga: Belanja Rp1,24 Triliun, Ini Top 10 Saham Buruan Asing

Baca Juga: IHSG Naik 2,78%, Volume Transaksi Saham BEI Lonjak 32,98%

Baca Juga: Panen Cuan! Ini 10 Saham dengan Kenaikan Tertinggi Sepekan

Dalam praktik pasar modal, istilah "saham gorengan" bukan merupakan klasifikasi resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Istilah tersebut lazim digunakan pelaku pasar untuk menyebut saham yang memiliki kapitalisasi relatif kecil, likuiditas terbatas, dan pergerakan harga yang sangat fluktuatif.

Selain enam emiten dengan kepemilikan di atas 10%, ASABRI juga masih memiliki saham di puluhan perusahaan lain dari berbagai sektor, mulai dari properti, pertambangan, kesehatan, manufaktur, hingga transportasi.

Berikut daftar lengkap kepemilikan saham ASABRI berdasarkan data KSEI per 31 Juli 2026.

Daftar Kepemilikan Saham PT ASABRI (Persero)

No Kode Emiten Kepemilikan Saham Persentase
1 PCAR Prima Cakrawala Abadi Tbk 305.535.018 26,19%
2 FIRE Alfa Energi Investama Tbk 348.128.850 23,60%
3 IIKP Inti Agri Resources Tbk 5.113.669.575 15,22%
4 INAF Indofarma Tbk 425.907.600 13,74%
5 ARMY Armidian Karyatama Tbk 1.042.703.112 11,58%
6 NIKL Pelat Timah Nusantara Tbk 260.152.600 10,31%
7 BTEK Bumi Teknokultura Unggul Tbk 4.557.527.258 9,85%
8 SMRU SMR Utama Tbk 1.148.050.473 9,18%
9 SDMU Sidomulyo Selaras Tbk 205.000.000 9,11%
10 RIMO Rimo International Lestari Tbk 3.784.665.833 8,40%
11 PPRO PP Properti Tbk 4.513.832.634 7,25%
12 POOL Pool Advista Indonesia Tbk 137.339.062 6,59%
13 POLA Pool Advista Finance Tbk 195.985.803 6,45%
14 TRAM Trada Alam Minera Tbk 2.271.746.591 5,92%
15 MTPS Meta Epsi Tbk 1.377.711.999 5,90%
16 ICON Island Concepts Indonesia Tbk 229.943.124 5,61%
17 LCGP Eureka Prima Jakarta Tbk 1.119.627.641 5,59%
18 RBMS Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk 201.040.307 5,36%
19 MABA Marga Abhinaya Abadi Tbk 687.346.939 4,58%
20 TARA Agung Semesta Sejahtera Tbk 299.900.000 4,45%
21 HOME Hotel Mandarine Regency Tbk 359.938.000 4,18%
22 ASJT Asuransi Jasa Tania Tbk 52.000.000 4,00%
23 POSA Bliss Properti Indonesia Tbk 604.361.525 3,96%
24 NASA Andalan Perkasa Abadi Tbk 135.047.500 3,80%
25 SMBR Semen Baturaja Tbk 413.257.800 3,57%
26 KRAS Krakatau Steel Tbk 624.951.100 3,22%
27 BCIP Bumi Citra Permai Tbk 267.972.541 3,14%
28 KAEF Kimia Farma Tbk 180.000.000 3,06%
29 BJBR Bank BJB Tbk 315.932.400 2,98%
30 SIMA Siwani Makmur Tbk 520.000.000 2,48%
31 NUSA Sinergi Megah Internusa Tbk 73.800.000 2,31%
32 DPUM Dua Putra Utama Makmur Tbk 200.000.000 2,08%
33 MTFN Capitalinc Investment Tbk 2.072.380.952 0,79%

Sumber: Data kepemilikan saham KSEI per 31 Juli 2026.

Kepemilikan tersebut menunjukkan ASABRI masih memiliki eksposur investasi yang cukup besar pada sejumlah emiten dengan likuiditas relatif terbatas. Pada beberapa perusahaan, porsinya bahkan mencapai lebih dari 10% sehingga menempatkan ASABRI sebagai salah satu pemegang saham utama.

Di sisi lain, data ini hanya menggambarkan posisi kepemilikan saham per 31 Juli 2026 dan tidak mencerminkan kebijakan investasi maupun rencana divestasi ASABRI ke depan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri