Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Duit JHT dan JP Bertebaran di Bursa, Ini Deretan Saham yang Digenggam BPJS Ketenagakerjaan

Duit JHT dan JP Bertebaran di Bursa, Ini Deretan Saham yang Digenggam BPJS Ketenagakerjaan Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

BPJS Ketenagakerjaan melalui Dana Jaminan Sosial (DJS) Ketenagakerjaan masih tercatat sebagai pemegang saham di puluhan emiten Bursa Efek Indonesia (BEI). Investasi tersebut tersebar pada berbagai sektor, mulai dari perbankan, telekomunikasi, energi, konstruksi, konsumsi, hingga properti.

Berdasarkan data kepemilikan saham Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 31 Juli 2026, DJS Ketenagakerjaan melalui Program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Program Jaminan Pensiun (JP) tercatat memiliki 38 posisi kepemilikan saham pada sejumlah emiten.

Kepemilikan terbesar secara persentase tercatat pada PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) sebesar 4,41% melalui program JHT. Selanjutnya, BPJS Ketenagakerjaan melalui DJS memiliki 3,76% saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) melalui program JP dan 3,74% saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) melalui program JHT.

Kepemilikan pada sejumlah emiten BUMN juga cukup besar. DJS Ketenagakerjaan tercatat memiliki 3,51% saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), 3,42% saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), 3,41% saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), dan 3,39% saham PT PP (Persero) Tbk (PTPP).

Selain itu, portofolio DJS Ketenagakerjaan mencakup sejumlah perusahaan swasta berkapitalisasi besar seperti PT Astra International Tbk (ASII), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), hingga PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Di sektor energi, kepemilikan saham tercatat antara lain pada PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Timah Tbk (TINS), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).

Sementara itu, di sektor telekomunikasi, DJS Ketenagakerjaan memiliki 2,40% saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) melalui program JHT.

Untuk sektor properti dan konstruksi, portofolio tersebut antara lain mencakup PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) sebesar 2,70%, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) 2,64%, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) 1,51%, PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), serta PTPP.

Baca Juga: ASABRI Punya 'Saham Gemuk' di Bursa, Ada yang Nyaris 30%

Baca Juga: Belanja Rp1,24 Triliun, Ini Top 10 Saham Buruan Asing

Baca Juga: Investor Wajib Waspada! Ini Daftar 10 Saham Paling Boncos Pekan Ini

Menariknya, sejumlah saham tercatat dimiliki melalui lebih dari satu program. Saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), misalnya, tercatat dimiliki sebesar 2,60% melalui JHT dan 2,25% melalui JP. PGAS juga tercatat dimiliki melalui JHT sebesar 2,50% dan JP sebesar 1,36%.

Kepemilikan melalui dua program juga terdapat pada HRUM, yakni 1,08% melalui JHT dan 1,39% melalui JP. Sementara PTPP tercatat memiliki kepemilikan sebesar 3,39% melalui JHT dan 1,02% melalui JP.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri