Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

2029 Bisa Lepas dari Prabowo, Disebut Hanya Gibran yang Bisa 'Selamatkan' Jokowi

2029 Bisa Lepas dari Prabowo, Disebut Hanya Gibran yang Bisa 'Selamatkan' Jokowi Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Intensitas safari politik dan blusukan Joko Widodo (Jokowi) ke sejumlah daerah belakangan ini kembali menjadi sorotan. Rocky Gerung menilai rangkaian kunjungan tersebut bukan sekadar agenda biasa, melainkan bagian dari manuver politik untuk mengamankan masa depan putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.

Dalam bincang di kanal YouTube Total Politik yang tayang 5 Agustus 2026, Rocky membahas kunjungan Jokowi ke sejumlah wilayah, termasuk Lampung hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Rocky, konsolidasi dan pengerahan massa yang dilakukan Jokowi berkaitan erat dengan kepentingan politik Gibran.

"Bukan 100 persen, 102 persen," ujar Rocky.

Rocky juga menyoroti kekhawatiran Jokowi setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden. Menurut dia, masih terdapat sejumlah persoalan dari masa lalu yang berpotensi kembali dipersoalkan, mulai dari isu ijazah, keputusan-keputusan krusial di KPU, hingga polemik sejumlah institusi.

"Bagi Pak Jokowi, dia masih banyak kasus dan tidak mungkin orang berhenti mempersoalkan itu," kata Rocky.

Dalam pandangan Rocky, posisi Gibran sebagai Wakil Presiden saat ini belum cukup memberikan jaminan keamanan politik bagi Jokowi. Posisi tersebut dinilai masih rentan terhadap berbagai tekanan, baik secara konstitusional maupun opini publik.

Baca Juga: Hubungan Disebut Merenggang, Presiden Prabowo Dinilai Tidak Mungkin Singkirkan Wapres Gibran Saat Ini

Karena itu, Rocky menilai memastikan Gibran dapat menjadi Presiden pada masa mendatang menjadi bagian penting dari manuver politik Jokowi.

"Satu-satunya yang bisa membuat dia aman kalau Gibran jadi presiden," tegas Rocky.

Rocky pun memperkirakan kubu Jokowi akan terus melakukan konsolidasi untuk mempertahankan pengaruh elektoral dan basis massa, sekaligus memperkuat posisi politik keluarga menghadapi berbagai potensi persoalan di masa mendatang.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat