Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PKB Soal Isu Prabowo Mau Rombak Kabinet: Sinyal dari Istana, Reshuffle Ini...

PKB Soal Isu Prabowo Mau Rombak Kabinet: Sinyal dari Istana, Reshuffle Ini... Kredit Foto: Youtube Sekretariat Presiden
Warta Ekonomi, Jakarta -

Isu perombakan kabinet kembali mencuat menjelang momentum 17 Agustus. Presiden Prabowo Subianto dikabarkan berpeluang melakukan reshuffle setelah peringatan Hari Kemerdekaan, meski belum ada keputusan resmi mengenai siapa saja yang bakal terdampak.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pun angkat bicara. Ketua DPP PKB Daniel Johan menegaskan bahwa urusan reshuffle sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden, termasuk menentukan figur yang dinilai paling tepat untuk mengisi posisi tertentu di kabinet.

"Reshuffle merupakan hak prerogatif penuh Presiden dalam menentukan siapa yang akan mengisi kekosongan jabatan, semua keputusan sepenuhnya berada di tangan Bapak Presiden," kata Daniel kepada wartawan, Senin (10/8/2026).

Daniel mengatakan PKB tidak ingin mencampuri keputusan Presiden terkait figur yang nantinya dipilih. Menurutnya, latar belakang maupun asal partai calon menteri juga menjadi bagian dari pertimbangan yang sepenuhnya berada di tangan Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Dapat Rapor ‘Oke’, Gerindra: Bukti Pemerintah di Jalur yang Benar

Meski demikian, Daniel turut membocorkan sinyal yang sejauh ini diterima dari Istana. Ia menyebut wacana reshuffle yang berkembang disebut-sebut hanya bersifat terbatas dan berfokus pada pengisian jabatan yang sedang kosong.

"Soal kemungkinan posisi lain ikut berubah, sejauh ini sinyal dari Istana menyebut reshuffle ini sifatnya terbatas, sekadar mengisi jabatan yang memang sedang kosong," ujarnya.

Namun, kemungkinan adanya perubahan di posisi lain tetap terbuka. Daniel kembali menegaskan bahwa keputusan mengenai siapa yang diganti maupun kapan reshuffle dilakukan merupakan kewenangan Presiden.

"Tapi tentu itu juga bagian dari hak prerogatif Presiden, sehingga kita serahkan sepenuhnya penilaian dan pertimbangan siapa dan kapan waktunya," tambah dia.

Baca Juga: Jokowi Tak Tertandingi, PSI Buka-bukaan: Dia Punya Satu Mantra...

Meski begitu, PKB berharap Presiden tidak hanya mempertimbangkan aspek politik dalam menentukan sosok yang akan duduk di kabinet. Figur yang dipilih dinilai perlu benar-benar memahami bidang yang akan menjadi tanggung jawabnya.

"Kita berharap sosok yang mengisi memahami betul bidang tugasnya, dan suara-suara dan harapan masyarakat penting juga untuk dijadikan pertimbangan," ucapnya.

"Ini semua hanya masukan kepada Pemerintah, sepenuhnya kita serahkan kepada Bapak Presiden," tutupnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri