Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Persib Masih Ngotot Mau IPO, Ini Bocorannya

Persib Masih Ngotot Mau IPO, Ini Bocorannya Kredit Foto: YouTube/Persib
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebut rencana Persib Bandung untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih berpeluang direalisasikan. Namun, Persib perlu melakukan konsolidasi aset terlebih dahulu untuk memperkuat valuasi perusahaan.

Farhan yang pernah menjabat sebagai Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) mengatakan, rencana IPO Persib sudah muncul sejak 2011. 

Menurutnya, saat ini Persib perlu memperluas kerja sama pemanfaatan aset dengan Pemerintah Kota Bandung.

"Harusnya sih ada ya (kelanjutan rencana Persib IPO), karena kan sudah kita regis dari tahun 2011. Pertanyaannya cuma tinggal saya kira, saya kira nih, karena kan saya udah nggak ada di dalam manajemen, adalah konsolidasi aset," kata Farhan ditemui di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026).

Saat ini, bilang dia, kerja sama pemanfaatan aset antara Pemkot Bandung dan Persib baru mencakup Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Sementara area parkir, tempat latihan, hingga fasilitas hiburan di sekitar stadion belum masuk dalam kerja sama.

Baca Juga: MSCI Tendang GOTO, Manajemen Ungkap Biang Keroknya

Baca Juga: Kemenag Jelaskan Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal, Tegaskan Bukan IPO

Baca Juga: Demutualisasi BEI Bakal Ditempuh Lewat Jalur Private Placement

Dia mengatakan, pengelolaan aset secara lebih menyeluruh dapat meningkatkan nilai bisnis Persib. Ia memperkirakan valuasi perusahaan bisa mencapai Rp1 triliun setelah proses konsolidasi aset dilakukan.

"Jadi harus ada kerja sama pemanfaatan aset, baru nanti akan berkembang. Kalau itu sudah diskusi, konsolidasi, saya kira bisa ngejar sih, valuasi sampai Rp1 triliun mah," ujarnya.

Meski peluang IPO masih terbuka, Farhan belum dapat memastikan waktunya. Ia mengatakan keputusan tersebut kini berada di tangan manajemen dan pemegang saham Persib.

"Saya nggak bisa targetin, tergantung para pemegang saham, kan saya sudah bukan pemegang saham lagi," pungkas Farhan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri