Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Cerita Detik-Detik Anies Dipecat Jokowi, Lewati Pintu Khusus Istana untuk Pertemuan Privat

Cerita Detik-Detik Anies Dipecat Jokowi, Lewati Pintu Khusus Istana untuk Pertemuan Privat Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menceritakan momen dirinya dicopot dari Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui reshuffle pada 2016.

Anies mengaku dipanggil sehari sebelum reshuffle ia dipanggil Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Tak hanya itu, Anies disarankan masuk ke Istana Negara melalui pintu Merdeka Utara untuk pertemuan privat.

Hal itu disampaikan Anies saat berbincang dengan Sammy Not Slim Boy dan David Nurbianto dalam podcast Talk of Life.

“Malam itu ketemu Pak Pratikno, Pak Pramono. Lalu mereka menyampaikan, ‘Mas, kami dapat tugas menyampaikan dari Pak Presiden bahwa akan ada reshuffle dan Mas Anies menjadi salah satu yang ikut dalam reshuffle itu’,” kata Anies.

Menurut Anies, pertemuan tersebut dilakukan secara privat. Ia diarahkan masuk ke Istana melalui pintu Merdeka Utara untuk bertemu dengan Pratikno dan Pramono.

Setelah menerima informasi mengenai reshuffle, Anies kemudian bertemu langsung dengan Presiden Jokowi. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi memastikan apakah informasi mengenai reshuffle sudah disampaikan kepadanya.

“Semuanya masuk ruangan dan Pak Presiden menyampaikan, ‘Pak Anies apa tadi sudah disampaikan oleh Pak Pratikno, Pak?’ Sudah, Pak. Gitu,” ujar Anies.

Jokowi kemudian melalui ajudannya menanyakan apakah Anies memiliki aspirasi untuk mendapatkan posisi lain setelah tidak lagi menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Anies mengatakan dirinya tidak memiliki permintaan untuk dipindahkan ke posisi lain di kabinet. Ia mengaku sudah siap menerima keputusan tersebut sejak mendengar kabar mengenai reshuffle.

“Saya sampaikan tidak ada. Saya tidak punya aspirasi barangkali mau tugas lain, enggak ada. Saya sudah siap juga,” katanya.

Anies mengaku menerima keputusan Jokowi tersebut dengan lapang dada. Ia bahkan menggambarkan dirinya seperti seorang “senopati” yang harus siap menjalankan keputusan pemimpinnya.

“Saya berpandangan gini, saya ini kayak senopati ya. Jadi dalam sebuah kerajaan. Kalau pimpinan mengatakan Anda ditarik ke belakang, ya sudah kita jalanin,” tutur Anies.

Anies menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sejak Oktober 2014. Pada Juli 2016, Jokowi melakukan reshuffle Kabinet Kerja dan Anies menjadi salah satu menteri yang diberhentikan dari kabinet.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat