Kredit Foto: Istimewa
Pengamat politik Adi Prayitno menyoroti momen Presiden Prabowo Subianto yang duduk diapit Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam perayaan HUT RI ke-81 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Menurut Adi, posisi duduk tersebut menyampaikan pesan politik bahwa hubungan ketiga tokoh itu baik-baik saja, tidak seperti rumor yang beredar.
"Menegaskan satu pesan politik yang cukup nyata bahwa hubungan politik Prabowo dengan Gibran baik-baik saja, bahwa hubungan politik Pak Prabowo dengan Pak Jokowi itu baik-baik saja, tidak seperti yang dipersepsikan publik selama ini," ujarnya dalam kanal YouTube Adi Prayitno Official, dikutip Selasa (18/8).
Adi menjelaskan, dalam teori komunikasi politik, panggung depan harus menunjukkan adanya chemistry, keakraban, dan hubungan yang hangat.
"Meski di panggung belakangnya, kita juga tidak pernah tahu apakah hubungan para tokoh ini baik seperti di panggung depan atau justru sebaliknya," imbuhnya.
Ia menambahkan, desas-desus politik masih berkembang, termasuk kemungkinan manuver Jokowi dan Gibran jika wacana duet Prabowo–Gibran dua periode tidak terwujud.
"Maka bukan tidak mungkin Pak Jokowi, Mas Gibran Rakabuming Raka akan memiliki opsi politik yang lain, yaitu untuk maju di 2029 sekalipun harus berhadap-hadapan dan head to head dengan Pak Prabowo Subianto," jelas Adi.
Sebagai informasi, dalam perayaan HUT RI ke-81, Prabowo duduk di tengah, diapit Jokowi di sisi kiri dan Gibran di sisi kanan. Kursi Jokowi ditempatkan di deretan khusus mantan Presiden, sedangkan kursi Gibran berada di deretan khusus mantan Wakil Presiden.
Baca Juga: HUT RI ke-81: Prabowo, Jokowi, dan Gibran Belum Merdeka
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa posisi duduk sejajar ini disesuaikan dengan situasi di lapangan. Hal itu karena mantan presiden lain seperti Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berhalangan hadir.
“Itu kan, apa, di-update juga sama Pak Jokowi dan Pak Presiden tadi. Jadi kebetulan memang beberapa presiden terdahulu yang berkesempatan hadir hanya Pak Joko Widodo karena Ibu Megawati dan Pak SBY berhalangan hadir,” ujar Prasetyo.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: