- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
IHSG Ditutup Naik 0,75% ke 6.449,83, Didorong oleh 399 Saham yang Menguat
Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona hijau pada perdagangan Selasa (18/8/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG menguat 47,94 poin atau 0,75% ke level 6.449,83.
Sepanjang perdagangan, IHSG konsisten bergerak di zona positif. Indeks sempat mencapai level tertinggi 6.490,64, sementara posisi terendah berada di 6.448,26.
Aktivitas perdagangan juga berlangsung cukup ramai. Total nilai transaksi saham mencapai Rp14,83 triliun, dengan volume perdagangan sebanyak 33,65 miliar saham dalam sekitar 2,18 juta transaksi.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 399 saham menguat, sementara 236 saham melemah dan 159 saham lainnya stagnan.
Dalam riset hariannya, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan sepanjang hari ini, dengan support di level 6.324 dan resistance di 6.425.
Selain faktor teknikal, investor akan mencermati keputusan Bank Indonesia (BI) terkait suku bunga acuan yang dijadwalkan berlangsung pekan ini.
"MNC Sekuritas memperkirakan BI masih akan mempertahankan BI Rate di level 5,75%," tulis MNC Sekuritas.
Keputusan BI menjadi salah satu sentimen penting bagi pasar karena perubahan suku bunga dapat memengaruhi pergerakan saham, nilai tukar rupiah, hingga arus dana investor.
Baca Juga: 10 Saham Ini Terbang Tinggi Disaat IHSG Tertekan, Ada Garuda Indonesia
Baca Juga: Konglo Haji Isam Bidik 62,25% Saham BYAN, Begini Kinerja Keuangannya
Baca Juga: Saham-saham Milik Haji Isam Kompak Terbang Tinggi di Tengah Rumor Akuisisi BYAN
Investor juga masih mencermati perkembangan MSCI, terutama dampaknya terhadap aliran dana asing di pasar saham Indonesia.
Dalam sepekan terakhir, investor asing mencatatkan net sell sekitar Rp1,58 triliun. Asing sebelumnya sempat membukukan net buy Rp725,21 miliar pada 12 Agustus 2026.
Namun, arus dana asing berbalik pada perdagangan berikutnya. Asing mencatatkan net sell Rp1,41 triliun pada 13 Agustus 2026 dan kembali melakukan net sell sebesar Rp1,03 triliun pada 14 Agustus 2026.
Dengan momentum penguatan IHSG yang masih terjaga, investor akan mencermati kemampuan indeks mempertahankan kenaikan di tengah sentimen suku bunga BI dan pergerakan dana asing.
MNC Sekuritas menilai level support menjadi area penting yang harus dipertahankan, sedangkan penembusan resistance dapat menjadi sinyal bahwa momentum penguatan IHSG semakin kuat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: