Tas Chanel Iriana Jokowi di HUT RI Curi Perhatian, Personal Shopper: Cuma Ada Satu...
Kredit Foto: Instagram/jokowi
Penampilan Iriana Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026), kembali menjadi sorotan. Bukan hanya busana yang dikenakannya, tas Chanel yang dibawa Iriana ternyata menyimpan cerita menarik.
Tas tersebut diketahui merupakan Chanel edisi terbatas Métiers d'Art tahun 2024. Berbeda dari tas Chanel reguler yang umumnya menggunakan material kulit polos, tas yang dipakai Iriana memiliki detail bordir dan payet yang rumit. Produksinya pun sangat terbatas sehingga membuatnya masuk dalam kategori barang buruan kolektor.
Tas tersebut mengusung tema "High Tea / Tea Party" Custom Embroidery yang terinspirasi dari suasana tea party khas Inggris atau Prancis lengkap dengan ornamen camilan manis. Permukaannya dipenuhi payet putih atau krem dengan efek iridescent yang memberikan kesan berkilau.
Detail sulamannya pun cukup mencuri perhatian. Terlihat ornamen berupa teko teh, cangkir dan tatakan teh, cupcake, hingga bunga lavender berwarna ungu.
Baca Juga: Kubu Ruben Onsu: Ada Update Baru soal Audit Nafkah Rp200 Juta, tapi...
Sementara dari sisi bentuk, tas tersebut didasarkan pada model Chanel Classic Flap Bag atau Mini Flap Bag. Tali yang digunakan juga merupakan ciri khas Chanel berupa chain-and-leather strap, dengan logam bernuansa emas yang dipadukan kulit berwarna pucat atau krem (ecru).
Namun, di balik penampilannya yang terlihat elegan, ternyata mendapatkan tas tersebut bukan perkara mudah. Seorang personal shopper bernama Athena Thalia membagikan cerita perjuangannya saat berburu tas Chanel serupa untuk salah satu kliennya.
Kisah tersebut disampaikan Athena melalui utas di Threads. Ia bahkan menyebut tas tersebut nyaris seperti barang yang hanya tersisa satu di dunia karena kelangkaannya.
"Edisi perjuangan hunting tas Chanel yang cuma ada SATU di DUNIA. Nggak tau kalau di planet lain," tulis Athena.
Perburuan itu bermula ketika Athena menerima permintaan dari seorang klien untuk mencarikan tas Chanel edisi 2024. Pada awalnya, ia mengira tas tersebut masih relatif mudah ditemukan mengingat tahun produksinya belum terlalu lama.
Baca Juga: Nikahi Rachel Florencia Diam-Diam, Ucapan Lama Dikta Kembali Disorot
Namun, perkiraannya ternyata meleset. Setelah melakukan pencarian, Athena mendapati stok tas tersebut sudah habis di sejumlah wilayah, termasuk Eropa dan Amerika Serikat.
"Gue nemu tas ini beneran tinggal satu karena pas gue tanya SA gue di EU (Eropa), dia udah cek di sistem nihil all over EU. Udah email channel HQ di US (Amerika Serikat) pun juga confirm barang udah nggak ada," ujarnya.
Situasinya semakin menegangkan ketika Athena mengetahui hanya tersisa satu tas dan barang tersebut juga tengah dilirik calon pembeli di New York. Ia pun harus berpacu agar bisa mengamankan tas langka tersebut untuk kliennya.
Perjuangan itu akhirnya membuahkan hasil. Athena berhasil mendapatkan tas tersebut dan membuat kliennya merasa sangat senang. Terlebih, ia mengungkapkan bahwa klien yang dilayaninya merupakan kolektor tas Chanel kelas berat.
"FYI clien gue ini memang kolektor tas Chanel kelas berat. Dan gue anaknya ambisius kelas berat. Nggak mau kalah sama diri sendiri. Nih makanya Chanel yang membuat hidup gue bulan Juni dar der dor," ungkapnya.
Kini, tas yang sebelumnya menjadi barang buruan kolektor tersebut kembali mencuri perhatian publik setelah terlihat dibawa Iriana dalam momen peringatan HUT ke-81 RI, meski hingga kini tak diketahui pasti bagaimana cerita istri mantan orang nomor satu di Indonesia itu mendapatkan tas langka tersebut.
"Apakah plot twist nya clientku itu Ibu Iriana?" tutup Athena.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: