AS Murka Israel Bombardir Suriah, Trump Kini Dekati Pemerintahan Al Sharaa
Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Hubungan Suriah dengan AS mengalami perubahan setelah Ahmed Al Sharaa mengambil alih pemerintahan. Kondisi tersebut berbeda dengan era Bashar Al Assad yang membawa Damaskus lebih dekat dengan Rusia.
Pemerintahan Trump kemudian mulai membuka hubungan dengan pemerintahan baru Suriah. Langkah tersebut terlihat dari sejumlah pertemuan dan kebijakan Washington terhadap Damaskus.
Pada Mei 2025, Trump bertemu Al Sharaa di Riyadh, Arab Saudi. Dalam pertemuan tersebut, Trump mengumumkan rencana pencabutan sanksi AS terhadap Suriah dengan sejumlah persyaratan.
Syarat tersebut mencakup normalisasi hubungan Suriah dengan negara-negara tetangga termasuk Israel. Suriah juga diminta memberikan jaminan keamanan bagi kelompok minoritas.
Pada November 2025, Trump kembali bertemu Al Sharaa. Kali ini pertemuan berlangsung di Gedung Putih dan menjadi kunjungan pertama seorang pemimpin Suriah ke Washington.
Baca Juga: Senator AS Desak Menhan Amerika Pete Hegseth Dipecat, Soroti Krisis di USS Abraham Lincoln
Pertemuan tersebut berlangsung selama dua jam secara tertutup. Hasilnya mencakup penangguhan sanksi ekonomi selama enam bulan dan kerja sama dalam koalisi melawan ISIS.
Washington juga berupaya mengurangi pengaruh Rusia dan Iran di Suriah. AS kemudian mengizinkan Suriah membuka kantor kedutaan besar di Washington DC serta menghapus Al Sharaa dari daftar teroris global.
Hubungan kedua negara semakin dekat setelah AS mulai menarik pasukannya dari Suriah pada Februari 2026. Pada April 2026, pangkalan udara Qasrak disebut telah kosong dan diserahkan kepada militer Suriah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: