Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Pengelola jaringan bioskop Cinema XXI, PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) membukukan pendapatan sebesar Rp2,63 triliun pada semester I-2026. Angka tersebut turun 8,59% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,88 triliun.
Penurunan pendapatan terutama berasal dari bisnis utama perseroan. Penjualan tiket bioskop turun 11,82% menjadi Rp1,58 triliun dari sebelumnya Rp1,79 triliun.
Pendapatan dari makanan dan minuman juga melemah 8,44% menjadi Rp886,34 miliar. Padahal, pendapatan iklan justru tumbuh signifikan hingga 212,78% menjadi Rp96,91 miliar dari sebelumnya Rp30,98 miliar.
Dari sisi beban, CNMA berhasil menekan total beban operasi sebesar 4,71% menjadi Rp2,33 triliun per akhir Juni 2026. Namun, penghematan tersebut belum mampu menahan penurunan laba usaha.
Laba usaha CNMA tercatat Rp307,58 miliar, anjlok 30,07% dibandingkan Rp439,89 miliar pada semester I 2025.
Tekanan tersebut berlanjut ke tingkat laba bersih. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 40,03% menjadi Rp173,05 miliar dari Rp288,56 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Emiten Milik Agung Sedayu dan Salim Ini Gelontorkan Ratusan Miliar Akibat Saham Anjlok
Baca Juga: BP BUMN Pasang Target Tinggi untuk Dahana: Laba Rp500 Miliar Dibidik Jadi Rp2 Triliun
Baca Juga: Aguan Makin Tajir? Laba PANI Tembus Rp1,7 Triliun dalam Enam Bulan
Dari sisi arus kas, CNMA membukukan kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp531,64 miliar pada semester I-2026. Jumlah tersebut turun dari Rp763,71 miliar pada semester I-2025.
Pada akhir Juni 2026, CNMA memiliki kas dan setara kas sebesar Rp1,39 triliun.
Sedangkan total aset perseroan tercatat Rp6,20 triliun, turun dari Rp6,76 triliun pada akhir 2025. Dengan porsi liabilitas dan ekuitas masing-masing menjadi Rp2,28 triliun dan Rp3,92 triliun.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: