Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jelang Muktamar NU, Yahya Cholil Staquf Sentil Klaim 'Perintah' yang Bikin Peserta Takut

Jelang Muktamar NU, Yahya Cholil Staquf Sentil Klaim 'Perintah' yang Bikin Peserta Takut Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Jelang Muktamar Nahdlatul Ulama (NU), Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menyoroti munculnya sejumlah klaim yang dinilai dapat memengaruhi dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan peserta. Yahya menyebut ada pihak yang membawa-bawa klaim seolah memiliki perintah tertentu untuk menakut-nakuti pihak lain.

Yahya mengatakan klaim tersebut tidak perlu dipercaya oleh peserta Muktamar NU. Menurutnya, pernyataan yang tidak jelas sumbernya justru berpotensi menjadi bagian dari kampanye menjelang forum tertinggi organisasi tersebut.

"Ya, saya kira itu karena ada orang yang mengklaim. Mungkin kampanye lah, tapi dengan mengklaim 'ini perintah' dan sebagainya," kata Yahya saat berkunjung di Bandung, Jawa Barat, Jumat.

Yahya menegaskan dirinya tidak mempercayai klaim tersebut. Ia juga meminta pihak-pihak yang terlibat dalam Muktamar tidak mudah terpengaruh oleh pernyataan yang dinilai hanya bertujuan menciptakan ketakutan.

"Klaim saja untuk menakut-nakuti orang," ujarnya.

Meski terdapat dinamika menjelang pelaksanaan Muktamar, Yahya memastikan forum tersebut tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia. Ia menyebut seluruh persiapan untuk menggelar agenda tersebut saat ini sudah dilakukan.

"Alhamdulillah, kita sudah siap jalan. Insya Allah nanti dibuka tanggal 27, dan kita laksanakan sampai dengan tanggal 31 Agustus yang akan datang," kata Yahya.

Muktamar NU dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026. Forum tersebut menjadi momentum bagi Nahdlatul Ulama untuk membahas berbagai agenda organisasi sekaligus menentukan arah perjalanan organisasi pada masa khidmat berikutnya.

Baca Juga: Purbaya Buka Peluang PIP dan PT SMI Biayai Koperasi Tambang PBNU, Skema Bunga Murah Disiapkan

Yahya berharap seluruh rangkaian Muktamar dapat berlangsung lancar meski dinamika internal muncul menjelang pelaksanaannya. Ia juga meminta dukungan dari berbagai pihak agar agenda organisasi tersebut dapat berjalan sesuai dengan rencana.

"Mohon bantuan dan doa restu," ujar Yahya.

Pernyataan Yahya mengenai klaim "perintah" muncul ketika perhatian mulai tertuju pada dinamika menjelang Muktamar NU. Namun, dalam keterangannya, ia tidak menjelaskan secara rinci siapa pihak yang membuat klaim tersebut maupun perintah yang dimaksud.

Karena itu, substansi pernyataan Yahya lebih menekankan agar peserta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas asal-usulnya. Ia memastikan persiapan Muktamar tetap berjalan dan forum organisasi tetap digelar sesuai agenda.

Dengan jadwal yang semakin dekat, Muktamar NU akan menjadi ruang penting bagi para peserta untuk membahas arah dan agenda organisasi. Di tengah dinamika yang berkembang, PBNU tetap menyatakan kesiapannya untuk menjalankan forum tersebut hingga selesai.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama