Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Adakah Denny Sumargo? Ini 10 Podcaster Paling Cuan di Dunia pada 2026 dengan Gaji Tembus Triliunan

Adakah Denny Sumargo? Ini 10 Podcaster Paling Cuan di Dunia pada 2026 dengan Gaji Tembus Triliunan Kredit Foto: Unsplash/ Collabstr
Warta Ekonomi, Jakarta -

Industri podcast terus berkembang menjadi bisnis bernilai besar. Hal itu tercermin dari daftar podcaster dengan penghasilan tertinggi dunia pada 2026 yang dirilis Forbes.

Berdasarkan estimasi Forbes, 20 podcaster dengan penghasilan tertinggi pada 2026 masing-masing meraup sedikitnya US$18 juta atau sekitar Rp318,6 miliar dalam setahun, dengan asumsi kurs Rp17.700 per dolar AS.

Secara keseluruhan, estimasi pendapatan 20 podcaster tersebut mencapai US$638 juta atau sekitar Rp11,29 triliun.

Di posisi teratas masih terdapat Joe Rogan melalui podcast The Joe Rogan Experience. Ia diperkirakan meraup US$82 juta atau sekitar Rp1,45 triliun dalam periode Juni 2025 hingga Juni 2026.

Berikut 10 podcaster dengan penghasilan tertinggi dunia pada 2026 berdasarkan estimasi Forbes:

1. Joe Rogan – The Joe Rogan Experience

Joe Rogan menjadi podcaster dengan penghasilan terbesar pada 2026. Melalui The Joe Rogan Experience, ia diperkirakan menghasilkan US$82 juta atau sekitar Rp1,45 triliun.

Podcast tersebut dikenal dengan format wawancara berdurasi panjang yang menghadirkan beragam tamu, mulai dari atlet, pengusaha, ilmuwan, selebritas hingga politikus.

Besarnya penghasilan Rogan juga tidak terlepas dari kesepakatan distribusi dengan Spotify. The Joe Rogan Experience menjadi salah satu program populer di platform streaming tersebut.

2. John Coogan dan Jordi Hayes – TBPN

Posisi kedua ditempati John Coogan dan Jordi Hayes yang menjadi pembawa acara TBPN. Keduanya diperkirakan memperoleh US$70 juta atau sekitar Rp1,24 triliun dalam setahun.

TBPN berfokus pada topik bisnis dan teknologi. Pendapatan tersebut membuat Coogan dan Hayes hanya terpaut US$12 juta dari Joe Rogan.

Masuknya TBPN ke posisi kedua juga menunjukkan besarnya potensi ekonomi podcast yang menyasar audiens bisnis dan teknologi.

3. Steven Bartlett – The Diary of a CEO

Steven Bartlett berada di posisi ketiga dengan estimasi penghasilan US$45 juta atau sekitar Rp796,5 miliar.

Melalui The Diary of a CEO, Bartlett dikenal menghadirkan wawancara dengan pengusaha, selebritas, aktor hingga tokoh politik.

4. Ashley Flowers – Crime Junkie

Ashley Flowers menempati posisi keempat dengan estimasi penghasilan US$42 juta atau sekitar Rp743,4 miliar.

Ia dikenal sebagai pembawa acara Crime Junkie, podcast yang mengangkat kisah dan pembahasan seputar kriminal.

5. Will Arnett, Jason Bateman, dan Sean Hayes – SmartLess

Trio Will Arnett, Jason Bateman, dan Sean Hayes berada di posisi kelima melalui SmartLess.

Ketiganya diperkirakan menghasilkan US$37 juta atau sekitar Rp654,9 miliar dalam setahun.

6. Mel Robbins – The Mel Robbins Podcast

Mel Robbins berada di posisi keenam dengan estimasi pendapatan US$35 juta atau sekitar Rp619,5 miliar.

Podcast The Mel Robbins Podcast menjadi salah satu program yang mengangkat tema pengembangan diri.

7. Jason dan Travis Kelce – New Heights

Dua bersaudara Jason dan Travis Kelce menempati posisi ketujuh melalui New Heights.

Podcast tersebut diperkirakan menghasilkan US$35 juta atau sekitar Rp619,5 miliar.

8. Alex Cooper – Call Her Daddy

Alex Cooper berada di peringkat kedelapan dengan estimasi pendapatan US$32 juta atau sekitar Rp566,4 miliar.

Ia dikenal sebagai pembawa acara Call Her Daddy, yang menjadi salah satu podcast populer dalam daftar Forbes.

9. Jon Favreau, Jon Lovett, Dan Pfeiffer, dan Tommy Vietor – Pod Save America

Empat pembawa acara Pod Save America, yakni Jon Favreau, Jon Lovett, Dan Pfeiffer, dan Tommy Vietor, berada di peringkat kesembilan.

Keempatnya diperkirakan memperoleh US$28 juta atau sekitar Rp495,6 miliar.

Podcast tersebut mengangkat berbagai pembahasan politik dan isu publik.

10. Charlamagne Tha God – The Breakfast Club

Charlamagne Tha God melengkapi daftar 10 besar melalui The Breakfast Club.

Ia diperkirakan menghasilkan US$27 juta atau sekitar Rp477,9 miliar dalam setahun.

Podcaster Indonesia yang Diperkirakan Paling Cuan

Besarnya penghasilan podcaster dunia juga tercermin dalam perkembangan industri podcast di Indonesia. Sejumlah nama besar membangun bisnis konten melalui podcast yang terintegrasi dengan kanal YouTube dan berbagai sumber pendapatan lainnya.

1. Deddy Corbuzier – Close The Door

Deddy Corbuzier kerap disebut sebagai salah satu pelopor podcast di Indonesia. Melalui Close The Door, ia mengembangkan format wawancara dengan beragam tokoh dan membangun basis penonton yang besar di YouTube.

Berdasarkan data Social Blade yang dirangkum dalam uraian tersebut, pendapatan YouTube Deddy diproyeksikan berada di kisaran Rp408 juta hingga Rp6,5 miliar per bulan.

Selain Close The Door, Deddy juga mendirikan PT Dektos Digital Corbuzier yang menaungi berbagai podcast lain, termasuk PodHub. Valuasi perusahaan tersebut dalam sejumlah publikasi disebut pernah mencapai sekitar Rp1 triliun.

2. Raffi Ahmad dan Nagita Slavina – RANS Entertainment

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina melalui RANS Entertainment juga menjadi salah satu nama besar dalam industri konten digital Indonesia.

Meski RANS tidak hanya berfokus pada podcast dan lebih dikenal dengan konten vlog serta hiburan keluarga, segmen podcast yang mereka produksi turut menjadi bagian dari ekosistem bisnis tersebut.

Estimasi pendapatan kanal RANS berdasarkan uraian yang tersedia berada di kisaran Rp339 juta hingga lebih dari Rp5,4 miliar per bulan. Dalam sejumlah publikasi, total penghasilan dari kanal tersebut bahkan disebut dapat mencapai Rp11 miliar.

3. Atta Halilintar – AH Podcast

Atta Halilintar turut masuk dalam deretan kreator yang mengembangkan podcast sebagai bagian dari bisnis konten digital.

Melalui AH Podcast, Atta banyak menghadirkan figur publik untuk berbincang mengenai berbagai topik.

Estimasi pendapatan kanal YouTube Atta yang tercantum dalam uraian tersebut berada di kisaran Rp305 juta hingga Rp4,8 miliar per bulan.

Baca Juga: Denny Sumargo Bicara Masalah Sarwendah hingga Isu Iri Ruben Onsu Pilih ke Podcast Lain

4. Denny Sumargo – Curhat Bang Denny Sumargo

Denny Sumargo menjadi nama lain yang memiliki posisi kuat di industri podcast Indonesia melalui Curhat Bang Denny Sumargo.

Berbeda dengan sejumlah nama lainnya, tidak terdapat angka estimasi pendapatan yang dipaparkan secara spesifik dalam uraian tersebut. Namun, podcast Denny tercatat sebagai salah satu podcast favorit berdasarkan survei IPWS Katadata, dengan perolehan 36,69 persen suara responden.

Tingginya interaksi penonton juga membuat podcast tersebut memiliki nilai komersial bagi pengiklan dan sponsor.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: