Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Singapura Beri Bantuan Rp 973 Juta untuk Setiap Anak, Cair sejak Lahir hingga Usia 17 Tahun

Singapura Beri Bantuan Rp 973 Juta untuk Setiap Anak, Cair sejak Lahir hingga Usia 17 Tahun Kredit Foto: Wikimedia Commons/Nitroacid
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah Singapura menyiapkan dukungan finansial hampir S$70.000 atau sekitar Rp973 juta untuk setiap anak warga negaranya. Bantuan tersebut diberikan secara bertahap sejak anak lahir hingga berusia 17 tahun.

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong mengumumkan paket baru SG Child Support Package dalam pidato National Day Rally pada 23 Agustus. Paket tersebut memiliki nilai S$62.000 dan mencakup Baby Gift serta Child Credits.

"Pekerjaan ini masih terus berjalan. Kami menargetkan lebih dari sekadar perbaikan atau perubahan secara bertahap pada skema-skema yang ada. Kami ingin melakukan perubahan mendasar dalam cara kami mendukung keluarga," kata Wong, dikutip dari The Straits Times, Senin (24/8/2026).

Baby Gift senilai S$10.000 diberikan dalam bentuk tunai. Sementara Child Credits senilai S$32.000 akan diberikan secara bertahap kepada anak.

Paket tersebut juga mencakup hibah awal Child Development Account (CDA) sebesar S$5.000. Pemerintah juga memberikan kontribusi pendampingan ke CDA hingga S$5.000 serta tambahan S$10.000 ke Post-Secondary Education Account (PSEA) ketika anak berusia 17 tahun.

Bersama manfaat yang sudah tersedia, setiap anak Singapura diperkirakan memperoleh sekitar S$70.000 dukungan finansial langsung hingga usia 17 tahun. Nilai tersebut meningkat dari kisaran S$27.500 hingga S$56.500 yang saat ini diterima setiap anak berdasarkan urutan kelahirannya.

Baby Gift sebesar S$10.000 akan diberikan dalam dua tahap selama 12 bulan pertama setelah kelahiran. Sementara Child Credits senilai S$32.000 dicairkan sebesar S$2.000 per tahun sejak anak berusia satu tahun hingga 16 tahun.

Pemerintah juga memperpanjang masa penggunaan CDA hingga akhir tahun ketika anak berusia 16 tahun. Sebelumnya, rekening tersebut ditutup ketika anak mencapai usia 12 tahun.

Baca Juga: Tekan Angka NEET dan Kesenjangan SDM, SCG Salurkan Beasiswa untuk Generasi Muda Indonesia

Anak yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2015 akan mendapatkan perpanjangan CDA tersebut. Sementara anak yang lahir sebelum tanggal tersebut tetap menggunakan PSEA karena CDA mereka telah ditutup.

Per Juni, kebijakan tersebut diperkirakan memberikan manfaat kepada lebih dari 610.000 anak dari sekitar 380.000 rumah tangga di Singapura. Ketika anak mencapai usia 17 tahun, pemerintah akan memberikan tambahan S$10.000 ke PSEA untuk membantu biaya pendidikan tinggi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy

Tag Terkait: