Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Gaji Dinaikkan Rp24,6 Miliar Setahun! PM Singapura Malah Pilih Sumbangkan Seluruhnya

Gaji Dinaikkan Rp24,6 Miliar Setahun! PM Singapura Malah Pilih Sumbangkan Seluruhnya Kredit Foto: Istihanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong akan menyumbangkan seluruh kenaikan gajinya untuk kegiatan sosial selama lima tahun ke depan, dengan nilai mencapai sekitar Rp24,6 miliar per tahun. Komitmen tersebut berlaku selama Wong masih menjabat sebagai perdana menteri.

Pemerintah Singapura menaikkan benchmark gaji tahunan perdana menteri dari S$2,2 juta menjadi S$3,6 juta atau sekitar Rp38,67 miliar menjadi Rp63,28 miliar per tahun, dengan asumsi kurs Rp17.577 per dolar.

Dengan demikian, kenaikan yang diterima Wong mencapai S$1,4 juta atau sekitar Rp24,61 miliar per tahun. Jika komitmen tersebut berlangsung penuh selama lima tahun, total kenaikan yang disumbangkan mencapai sekitar Rp123,04 miliar.

Wong menyampaikan keputusan tersebut dalam sidang Parlemen Singapura pada 8 September 2026 setelah pemerintah menerima rekomendasi komite peninjau mengenai struktur gaji pejabat politik dan anggota parlemen. Kerangka gaji baru akan berlaku mulai 15 Oktober 2026.

“Pemerintah akan terus membayar saya gaji yang ditetapkan berdasarkan kerangka tersebut, sebagaimana sistem kita bekerja. Saya kemudian akan menyumbangkan kenaikan tersebut untuk kegiatan sosial yang sesuai,” ujar Wong, melandir The Strait Times, Rabu (9/9/2026). 

Wong menegaskan keputusan menyumbangkan kenaikan gaji tersebut merupakan keputusan pribadinya. Ia juga tidak mengharapkan pejabat politik lainnya melakukan hal serupa. Komitmen tersebut akan ditinjau kembali setelah lima tahun dengan mempertimbangkan kondisi pada saat itu.

Gaji PM Singapura Naik 64%

Dalam revisi struktur remunerasi tersebut, benchmark gaji tahunan perdana menteri ditetapkan sebesar dua kali benchmark gaji menteri tingkat awal atau MR4.

Benchmark MR4 naik dari S$1,1 juta menjadi S$1,8 juta, atau dari sekitar Rp19,33 miliar menjadi Rp31,64 miliar per tahun berdasarkan kurs Rp17.577 per dolar.

Dengan demikian, benchmark gaji perdana menteri meningkat dari S$2,2 juta menjadi S$3,6 juta. Secara nominal, kenaikannya mencapai sekitar 63,6%.

Namun, kenaikan tersebut tidak berarti seluruh pejabat politik langsung menerima benchmark baru. Pemerintah menetapkan penyesuaian satu kali hingga 9% untuk pejabat politik, dengan besaran aktual bergantung pada kondisi individu, termasuk kinerja dan waktu terakhir gaji mereka disesuaikan.

Untuk menteri MR4 yang saat ini menggunakan referensi gaji S$1,1 juta atau sekitar Rp19,33 miliar, kenaikan maksimal 9% akan membuat gaji menjadi sekitar S$1,2 juta atau Rp21,09 miliar.

Setelah penyesuaian awal tersebut, pemerintah tidak akan melakukan penyesuaian khusus berikutnya untuk langsung mengejar benchmark S$1,8 juta. Besaran gaji selanjutnya akan ditentukan berdasarkan kinerja dan tanggung jawab.

Baca Juga: Daftar Penghasilan Pejabat Dunia, Gaji Level Menteri Singapura Saja Bisa Kalahkan Gajinya Presiden AS!

Baca Juga: Gaji Menteri di Singapura Rp22 Miliar, Sementara Gaji Perdana Menteri Tembus Rp56 Miliar Per Tahun

Baca Juga: Singapura Mau Bangun Pulau Baru, Gabungkan 3 Pulau untuk Industri hingga Pertahanan

Wong memperkirakan pada akhir masa pemerintahan saat ini, sebagian besar menteri yang tetap berada di tingkat MR4 akan memperoleh sekitar S$1,35 juta atau Rp23,73 miliar per tahun.

Pemerintah Singapura menyatakan revisi tersebut bertujuan menjaga daya saing remunerasi pejabat politik di tengah kenaikan pendapatan sektor swasta dan layanan sipil. Kerangka tersebut juga dimaksudkan untuk memberi ruang bagi perdana menteri menarik kandidat berpengalaman dari luar pemerintahan untuk masuk ke politik.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait: