Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Lewat Tanam dan Adopsi Pohon, Bank Sinarmas Perkuat Ekonomi dan Ketahananan Pangan

Lewat Tanam dan Adopsi Pohon, Bank Sinarmas Perkuat Ekonomi dan Ketahananan Pangan Kredit Foto: Bank Sinarmas
Warta Ekonomi, Jakarta -

Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-37, Bank Sinarmas memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui program Tanam dan Adopsi Pohon. Program ini dilaksanakan di dua wilayah, yakni Desa Taro, Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, dan Desa Sukajaya, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dengan mengedepankan pendekatan keberlanjutan yang tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga memastikan pemeliharaan dan kebermanfaatannya untuk jangka panjang.

Melalui konsep adopsi pohon, keberlanjutan program didukung dengan pendanaan dan pemeliharaan setelah penanaman, sehingga pohon yang ditanam diharapkan dapat tumbuh optimal serta memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat.

Direktur Utama Bank Sinarmas, Frenky Tirtowijoyo, menyampaikan, melalui Tanam dan Adopsi Pohon, Bank Sinarmas ingin memastikan bahwa komitmen terhadap keberlanjutan tidak berhenti pada penanaman, tetapi berlanjut hingga pohon tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat.

"Program ini untuk mendukung rehabilitasi ekologis, memperkuat ekonomi masyarakat, sekaligus mendorong ketahanan pangan yang berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat," ujarnya yang dikutip di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Adapun implementasi program dilakukan dengan pendekatan agroforestri, yakni memadukan tanaman kayu yang memiliki fungsi ekologis dengan tanaman produktif bernilai ekonomi, seperti kopi dan buah-buahan.

Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan manfaat ganda, yaitu mendukung pemulihan ekosistem
dengan mencegah erosi, menjaga siklus air, menyerap emisi karbon, dan mengembalikan keanekaragaman
hayati, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh sumber penghasilan dari hasil tanaman produktif.

Selain memperhatikan aspek penanaman dan pemeliharaan, program ini juga mengintegrasikan pemanfaatan sumber daya lokal melalui teknologi Konsorsium Mikroorganisme Lokal (MOL). Media tanam dan pupuk yang digunakan berasal dari pengolahan limbah peternakan dan sampah organik setempat.

Pemanfaatan tersebut mendorong pengelolaan limbah menjadi sumber daya yang bernilai guna sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Pendekatan tersebut sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular, yang mendorong pemanfaatan sumber daya secara lebih efisien serta meminimalkan limbah melalui pengolahan dan pemanfaatan kembali.

Selain itu, inisiatif Tanam dan Adopsi Pohon juga menjadi bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan Bank Sinarmas serta sejalan dengan penerapan prinsip keuangan berkelanjutan sebagaimana diatur dalam POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.

"Melalui program ini, Bank Sinarmas berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi program. Dengan mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi, Tanam dan Adopsi Pohon menjadi bagian dari langkah Bank Sinarmas dalam mendorong pertumbuhan yang selaras dengan kelestarian lingkungan, ketahanan pangan, dan kemandirian masyarakat," tutupnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman

Tag Terkait: