Rapimnas DMDI 2026 di Medan, Said Aldi Tegaskan Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo
Kredit Foto: Istimewa
Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat program kemanusiaan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk membantu warga yang terdampak bencana.
Ketua Umum DMDI Indonesia Datuk H. Said Aldi Al Idrus, S.E. M.M. mengatakan DMDI harus hadir di tengah masyarakat dan menjadikan solidaritas sebagai aksi nyata.
“DMDI harus memperkuat persatuan dan hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah. Solidaritas dan kepedulian harus diwujudkan dalam aksi nyata,” kata Said Aldi dalam Rapimnas DMDI Indonesia 2026 di Rahmat International Wildlife Museum & Gallery, Medan, Sabtu (22/8/2026).
Said Aldi menyebut masyarakat terdampak musibah di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu perhatian DMDI saat ini. Bantuan tersebut, menurut dia, merupakan bagian dari komitmen DMDI dalam memperkuat persaudaraan Melayu dan Islam melalui kegiatan kemanusiaan.
Selain agenda kemanusiaan, Rapimnas DMDI membahas sejumlah program yang dinilai sejalan dengan kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto. Di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Said Aldi mengatakan DMDI siap mengambil bagian dalam pelaksanaan program-program tersebut dengan memanfaatkan jaringan organisasi yang tersebar di berbagai daerah dan negara.
“Yang tak kalah penting, DMDI penuh dengan program yang sejalan dengan program Presiden Prabowo, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan serta program-program lainnya. Kita siap mengambil bagian dan berkontribusi untuk menyukseskannya,” ujarnya.
Menurut Said Aldi, MBG tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak dan masyarakat. Pelaksanaannya juga dapat melibatkan petani, peternak, pelaku UMKM, dan sektor ekonomi lainnya sehingga memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.
Sementara untuk ketahanan pangan, DMDI mendorong peningkatan produktivitas masyarakat melalui pengembangan pertanian, peternakan, dan usaha ekonomi berbasis masyarakat.
“DMDI memiliki jaringan yang luas. Ini merupakan kekuatan yang harus kita manfaatkan untuk memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara,” katanya.
Ia berharap Rapimnas DMDI menghasilkan langkah strategis untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kontribusinya di tingkat nasional dan internasional. Jaringan DMDI di berbagai negara juga diharapkan dapat memperkuat kerja sama dalam bidang sosial, kemanusiaan, ekonomi, pendidikan, ketahanan pangan, dan keagamaan.
Rapimnas tersebut dihadiri perwakilan Presiden DMDI Datuk Zainal Husein, Hazelin Thalib, Datuk Joya Rasyid, Puan Idayu, Ketua Dewan Pembina DMDI Indonesia Tun Dr H Rahmat Shah, serta Ketua DMDI Sumatera Utara Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, MM.
Hadir pula Sultan Deli, Sultan Asahan, Konjen Jepang di Medan, Presiden Jamiyah Singapura, perwakilan DMDI Malaysia dan Kamboja, serta para ketua DMDI dari berbagai provinsi di Indonesia.
Sejumlah tokoh lainnya turut hadir, antara lain Forkopimda Sumut, Gubernur Sumut ke-17 Dr. Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si, Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumut, Ketua Umum PB MABMI Datuk Seri Amar Lela Cendekia Prof. Dr. OK. Saidin, M.Hum, Rektor UIN Sumatera Utara Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag, serta sejumlah akademisi, tokoh agama, dan undangan lainnya.
Rahmat Shah mengapresiasi kepemimpinan Said Aldi Al Idrus dalam mengembangkan DMDI di Indonesia. Ia berharap Rapimnas menghasilkan keputusan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya sangat berharap Rapimnas DMDI Indonesia ini menghasilkan putusan yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Rahmat Shah.
Ia juga mengajak umat Islam memperkuat persatuan dan kebersamaan serta terus melakukan kegiatan yang memberikan manfaat bagi bangsa.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: