Kredit Foto: Unsplash/Mufid Majnun
Kabar mengenai dugaan mundurnya Nasaruddin Umar dari jabatan Menteri Agama (Menag) untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menuai sorotan.
Kabar ini mencuat liar hanya sehari sebelum Muktamar ke-35 NU dimulai di Jombang, Jawa Timur.
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai bahwa jika rumor tersebut benar, hal ini bisa menjadi sinyal kuat adanya campur tangan atau restu dari Istana ke ormas Islam berlogo 9 bintang tersebut.
Namun, pihak Kementerian Agama (Kemenag) dengan cepat menepis kabar tersebut dan memastikannya sebagai informasi bohong.
Menurut Jamiluddin, melepaskan jabatan sekelas Menteri Agama bukanlah sebuah keputusan kecil. Jika Nasaruddin benar-benar mundur demi kursi Ketua Umum PBNU, dipastikan ada dorongan dan kepastian politik yang melatarbelakanginya.
"Rumor mundurnya Nasaruddin Umar dari Menteri Agama juga menguatkan dugaan Istana menginginkannya untuk menahkodai PBNU. Tanpa ada garansi kiranya sulit bagi Nasaruddin Umar untuk mengundurkan diri dari posisi Menteri Agama," ujar Jamiluddin.
Jamiluddin juga menambahkan bahwa sosok Nasaruddin selama ini dikenal sederhana dan jauh dari ambisi politik praktis. Oleh karena itu, langkah maju di bursa PBNU membutuhkan dorongan eksternal yang sangat kuat.
"Ia melakukan itu diyakini ada sosok kuat mendorong dan menggaransinya," jelasnya.
Kemenag Tegaskan Isu Mundur adalah Hoaks
Merespons spekulasi yang meluas akibat pemberitaan sebuah media online, Kementerian Agama (Kemenag) RI langsung memberikan bantahan keras.
Kemenag menegaskan tidak ada proses penyerahan surat pengunduran diri maupun pembicaraan terkait hal tersebut ke pihak Istana Negara.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, memastikan bahwa Nasaruddin Umar saat ini masih tetap fokus memimpin kementerian dan menjalankan amanah negara.
"Itu hoaks. Tidak benar Prof Nasaruddin Umar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Agama," tegas Thobib dalam keterangan resminya.
Faktanya, Nasaruddin Umar terpantau masih menjalankan agenda resminya sebagai Menteri Agama pada Rabu (26/8/2026).
Ia hadir dan membuka peluncuran Gerakan Nasional Gema Selawat Kebangsaan dan Ngaji Sirah Nabawi dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat nasional 1448 Hijriah.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat