Kredit Foto: Instagram @ampbpati
Sejumlah warga di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memilih berjaga di sekitar rumah Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto pada Rabu (26/8/2026) malam. Penjagaan dilakukan karena warga mengaku khawatir terhadap keamanan kedua tokoh tersebut menjelang aksi AMPB di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Warga yang berjaga mayoritas merupakan bapak-bapak dari lingkungan sekitar rumah Botok dan Teguh. Mereka berkumpul untuk memastikan kediaman kedua tokoh AMPB tetap aman selama keduanya berada di Jakarta bersama massa yang mengikuti aksi.
Momen penjagaan tersebut dibagikan melalui akun Instagram @osa_jpg yang selama ini mengunggah sejumlah aktivitas AMPB. Dalam video itu, warga terlihat berkumpul di depan rumah Botok, sementara narasi video menyebut penjagaan dilakukan demi keamanan salah satu penggerak AMPB.
Kekhawatiran warga muncul setelah terjadi penembakan terhadap rumah anak dari salah satu sopir yang mengangkut rombongan AMPB menuju Jakarta. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB pada Rabu (26/8/2026), ketika penghuni rumah sedang tidur.
Humas AMPB Didik sebelumnya mengatakan penembakan menyebabkan kaca rumah pecah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara jenis proyektil yang ditemukan disebut berasal dari air soft gun.
Identitas pelaku maupun motif penembakan itu hingga kini belum diketahui. Polisi disebut telah mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan masih mendalami kejadian tersebut.
Insiden itu kemudian memicu kekhawatiran di kalangan warga Pati. Mereka memilih meningkatkan kewaspadaan karena khawatir muncul kejadian lain yang dapat mengancam keamanan para penggerak AMPB.
Baca Juga: Botok AMPB Duduk di Balkon Ruang Paripurna DPR, Berharap Tuntutan Rakyat Direalisasikan
Salah satu warga yang ikut berjaga mengatakan penjagaan dilakukan untuk memastikan rumah Botok dan Teguh tetap aman. Ia juga menyebut adanya kekhawatiran mengenai isu teror yang beredar di sekitar lingkungan mereka.
"Jaga rumah Mas Botok, Mas Teguh, supaya aman dan ada isu teror-teror. Tapi semoga aman," kata warga tersebut.
Sementara itu, AMPB telah mengirimkan sejumlah massanya ke Jakarta untuk mengikuti aksi di depan Gedung DPR RI. Rombongan tersebut dipimpin oleh Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto.
Massa AMPB dijadwalkan menyampaikan sejumlah tuntutan dalam aksi tersebut. Salah satu tuntutan utama mereka adalah mendesak DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset serta mendorong pemberlakuan hukuman mati bagi koruptor.
Di saat perhatian massa AMPB tertuju pada aksi di Jakarta, warga di Pati justru tetap berada di sekitar rumah para koordinator mereka. Penjagaan tersebut menjadi bentuk kewaspadaan warga setelah muncul kekhawatiran keamanan akibat insiden penembakan yang masih dalam penyelidikan kepolisian.
Hingga kini belum ada informasi yang memastikan bahwa penembakan rumah anak sopir rombongan AMPB berkaitan dengan aktivitas maupun rencana aksi AMPB. Polisi juga masih perlu mengungkap pelaku dan motif kejadian sebelum dapat memastikan hubungan insiden tersebut dengan rangkaian kegiatan AMPB.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: