Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pastikan AMPB Tetap Jalankan Demo!

Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pastikan AMPB Tetap Jalankan Demo! Kredit Foto: Instagram @ampbpati
Warta Ekonomi, Jakarta -

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) tetap akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI meski perwakilannya mendapat kesempatan untuk beraudiensi dengan pimpinan DPR, Kamis (27/8/2026). Koordinator AMPB Supriyono alias Botok memastikan ruang dialog yang dibuka DPR tidak membuat rencana aksi mereka dibatalkan.

Kepastian tersebut disampaikan Botok saat memasuki Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Ia datang bersama sejumlah aktivis AMPB untuk mengikuti agenda audiensi dengan pimpinan DPR.

"(Iya) tetap aksi," kata Botok saat berjalan menuju Ruang Rapat Paripurna DPR RI, Kamis.

Menurut Botok, pihaknya memang mendapat kesempatan bertemu dengan pimpinan DPR untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komunikasi yang telah dilakukan AMPB menjelang pelaksanaan demonstrasi.

"Iya (diterima Pimpinan DPR)," ujarnya.

Botok berharap audiensi tersebut tidak sekadar menjadi pertemuan formal. Ia ingin tuntutan yang dibawa AMPB benar-benar mendapat perhatian dan dapat direalisasikan oleh DPR.

"Iya, semoga aspirasi rakyat Indonesia ini direalisasikan, ya," tambahnya.

Botok mengungkapkan komunikasi antara AMPB dan pihak DPR sebenarnya telah berlangsung sejak malam sebelum aksi. Karena itu, kedatangan mereka ke Kompleks Parlemen pada Kamis pagi sekaligus menjadi kelanjutan dari proses tersebut.

Baca Juga: Botok AMPB Duduk di Balkon Ruang Paripurna DPR, Berharap Tuntutan Rakyat Direalisasikan

Meski pintu audiensi telah dibuka, AMPB tetap menyiapkan massa untuk turun ke jalan. Botok sebelumnya memastikan seluruh persiapan aksi telah dilakukan dan tinggal dilaksanakan sesuai rencana.

Dalam demonstrasi tersebut, AMPB membawa dua tuntutan utama kepada DPR. Mereka mendesak pemerintah dan DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset serta meminta penerapan hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi.

Dua tuntutan tersebut menjadi dasar AMPB menggelar aksi di depan Gedung DPR RI. Massa dari Pati dan sejumlah daerah lainnya juga telah bergerak menuju Jakarta untuk mengikuti demonstrasi.

Sementara itu, sejumlah aktivis AMPB terlihat diterima masuk ke Gedung DPR RI dan berada dalam rangkaian kegiatan di Kompleks Parlemen. Di luar gedung, massa dari berbagai elemen masyarakat juga masih berdatangan dan berkumpul di sekitar lokasi aksi.

Audiensi bersama pimpinan DPR belum mengubah agenda AMPB pada hari tersebut. Botok menegaskan aksi tetap berjalan sembari berharap komunikasi dengan parlemen dapat menghasilkan tindak lanjut terhadap aspirasi yang mereka bawa.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama