Kredit Foto: Sufri Yuliardi
PT Hero Global Investment Tbk (“HGII”) resmi meraih Penetapan Saham Berbasis Hijau atau IDX Green Equity Designation dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/8/2026).
HGII merupakan satu dari hanya tiga Perusahaan Tercatat yang memperoleh penetapan tersebut pada peluncuran perdana kebijakan saham berbasis hijau. Penetapan ini diumumkan dalam acara “Seremoni Pembukaan Perdagangan, Peluncuran, dan Sosialisasi Penetapan Saham Berbasis Hijau BEI” yang berlangsung di Gedung BEI, Jakarta, dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan pasar modal Indonesia, anggota bursa, otoritas, serta asosiasi pasar modal.
HGII termasuk emiten dengan kegiatan usaha yang berkontribusi terhadap aktivitas ekonomi hijau atau transisi, sekaligus memenuhi persyaratan keuangan dan keterbukaan yang ditetapkan BEI.
Kebijakan ini merujuk pada Green Equity Principles dari World Federation of Exchanges (WFE) serta Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kebijakan tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-00110/BEI/07-2026 tanggal 31 Juli 2026.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi terbarukan, seluruh pendapatan, belanja modal (capital expenditure/capex), dan belanja operasional (operational expenditure/opex) HGII tergolong sebagai aktivitas ekonomi hijau sesuai dengan TKBI. Profil usaha yang sepenuhnya selaras dengan aktivitas hijau tersebut menjadi salah satu faktor kunci HGII memperoleh IDX Green Equity Designation.
Baca Juga: Bos BEI Ungkap Dampak Karhutla Kalimantan Bisa Ancam Bursa Karbon
Dalam proses penetapan, HGII menjalani tahapan piloting yang mencakup asesmen menyeluruh atas aktivitas usaha, keselarasan dengan taksonomi hijau, serta penyiapan dokumen pendukung.
Sebagai bagian dari proses tersebut, S&P Global Ratings bertindak sebagai Penyedia Reviu Eksternal yang secara independen memastikan kontribusi aktivitas usaha HGII terhadap ekonomi hijau/transisi memenuhi kriteria dan standar kualitas yang kredibel, aplikatif, serta sejalan dengan praktik internasional.
“HGII berterima kasih atas pengakuan IDX Green Equity Designation ini, sebagai satu dari hanya tiga Perusahaan Tercatat pada peluncuran perdana ini. Kami bergerak penuh di bidang energi terbarukan. Tentu, aktivitas hijau sesuai Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia ini merupakan wujud nyata kontribusi Perseroan dalam mendukung Indonesia menuju Net Zero Emission 2060,” ujar Robin Sunyoto, Direktur Utama HGII.
“Reviu independen oleh S&P Global Ratings memastikan klaim hijau kami dapat diverifikasi, sehingga investor dapat mengambil keputusan dengan keyakinan yang lebih tinggi terhadap profil keberlanjutan HGII. Ke depan, status ini akan membuka akses HGII terhadap instrumen pendanaan yang lebih kompetitif, sekaligus meningkatkan transparansi bagi seluruh pemangku kepentingan,” lanjut Robin.
Dengan diraihnya IDX Green Equity Designation, HGII berharap dapat semakin meningkatkan kredibilitas Perseroan sebagai perusahaan yang kegiatan usahanya tergolong dalam aktivitas ekonomi hijau. Penetapan ini juga diharapkan membuka opsi pendanaan hijau (green financing) yang lebih luas, seperti penerbitan green bond, sekaligus meningkatkan transparansi dan visibilitas HGII di mata investor domestik maupun internasional yang berorientasi pada investasi berkelanjutan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah