Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Garuda Spark Raup Investasi Rp429,5 Miliar dalam 10 Bulan, Komdigi Perluas 10 Innovation Hub

Garuda Spark Raup Investasi Rp429,5 Miliar dalam 10 Bulan, Komdigi Perluas 10 Innovation Hub Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meluncurkan serentak 10 Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) yang terhubung dengan 60 spoke untuk memperluas pengembangan ekosistem inovasi dan talenta digital di berbagai daerah.

Program Garuda Spark dalam 10 bulan terakhir telah menjalankan 178 program, menjangkau lebih dari 15.700 talenta digital, membina 80 startup, serta melibatkan 80 mitra. Program tersebut juga menarik investasi langsung lebih dari Rp429,5 miliar, atau empat kali lipat dari target kinerja Komdigi.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah mengatakan capaian investasi tersebut menunjukkan kepercayaan terhadap inovasi dan ekosistem digital yang dikembangkan melalui Garuda Spark.

“Investasi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan, namun angka tersebut menunjukkan adanya kepercayaan terhadap kualitas inovasi dan ekosistem yang kita bangun bersama,” ujar Edwin dalam keterangan resminya.

Garuda Spark dikembangkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan teknologi, pengembangan talenta, jejaring, permodalan, hingga pasar. Program ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan inovasi digital di luar kota-kota besar.

Sebelumnya, jaringan Garuda Spark hanya memiliki tiga hub di Bandung, Jakarta, dan Medan. Kini, Komdigi memperluas jaringannya menjadi 10 hub yang terhubung dengan 60 spoke.

“Garuda Spark hadir sehingga inovasi tidak menjadi privilege segelintir orang atau kota besar, tetapi menjadi peluang bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Edwin.

Pengembangan ekosistem tersebut mengusung prinsip nationally coordinated, locally adapted, dan globally connected. Jaringan hub Garuda Spark tersebar di sejumlah daerah, antara lain Jakarta, Bandung, Medan, Yogyakarta, Malang, Makassar, Batam, Aceh, dan Jayapura. Sementara itu, spoke dikembangkan melalui kampus dan komunitas di berbagai wilayah.

Komdigi menargetkan jaringan Garuda Spark terus berkembang dalam dua tahun mendatang. Pemerintah menargetkan jumlahnya meningkat menjadi 20 hub dan 500 spoke.

Ekspansi tersebut menjadi bagian dari target yang lebih besar untuk mendukung lahirnya 1.000 perusahaan teknologi, 2 juta talenta digital, dan 2 juta techpreneur di Indonesia.

Baca Juga: Investasi Jakarta Tembus Rp173,6 Triliun, Sektor Digital Jadi Salah Satu Penopang

Baca Juga: Menkomdigi Larang Operator Hapus Sisa Kuota Internet Pelanggan

Dalam skema tersebut, hub akan menjadi pusat pengembangan dan pertumbuhan perusahaan teknologi, sedangkan spoke berperan sebagai fondasi pengembangan talenta dan kewirausahaan teknologi di tingkat daerah.

Hub akan menjadi engine room, landasan untuk membangun, menumbuhkan, membawa seribu perusahaan teknologi Indonesia menuju pasar, dan spoke akan jadi bedrock-nya, fondasi gerakan untuk melahirkan 2 juta talenta digital dan 2 juta techpreneur di seluruh Indonesia,” tegas Edwin.

Menurutnya, pengembangan Garuda Spark tidak hanya berfokus pada perluasan infrastruktur ekosistem inovasi.

Komdigi berharap akses terhadap ekosistem digital, mulai dari pengembangan keterampilan hingga peluang pendanaan dan pasar, dapat semakin merata dan membuka ruang bagi lahirnya inovasi dari berbagai daerah.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Dwi Aditya Putra