- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Investor Asing Catat Net Buy Rp554 Miliar, BMRI Jadi Saham Paling Banyak Diborong
Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Aktivitas investor asing di pasar saham Indonesia masih mencatat arus masuk hingga sesi I perdagangan Kamis (3/9/2026). Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, nilai pembelian asing mencapai Rp2,98 triliun, sedangkan penjualan berada di Rp2,43 triliun.
Dengan demikian, pasar mencatat net foreign buy sebesar Rp554,48 miliar hingga perdagangan tengah hari.
Dari sejumlah saham yang menjadi sasaran transaksi asing, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat nilai pembelian bersih terbesar, yakni Rp270,59 miliar dengan volume transaksi mencapai 61,40 juta saham.
Di posisi berikutnya terdapat PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dengan net foreign buy Rp116,33 miliar. Selanjutnya, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencatat pembelian bersih asing Rp71,03 miliar.
Saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) juga masuk jajaran teratas dengan net foreign buy masing-masing Rp57,73 miliar dan Rp54 miliar.
Selain lima saham tersebut, investor asing juga mencatat pembelian bersih pada ASII, BBNI, AADI, PTBA, PANI, ANTM, TINS, DSSA, BRPT, IATA, CDIA, BNBR, ELSA, ENRG, dan RAJA.
Baca Juga: ERAA Buyback Ratusan Juta Saham di Harga Rp422,64, Ini Total Treasurinya
Baca Juga: Investor Asing Jual Bersih Rp379,67 Miliar, TLKM dan GOTO Tertekan
Baca Juga: BEI Pantau 6 Saham Ini, 5 Langsung Kena Koreksi
BULL Jadi Saham Paling Banyak Dijual Asing
Di sisi lain, tekanan jual asing terbesar tercatat pada PT Bumi Resources Minerals Tbk (BULL). Saham tersebut mencatat net foreign sell sebesar Rp82,89 miliar dengan volume penjualan sekitar 177,11 juta saham.
Berikutnya, BRMS mencatat net foreign sell Rp48,61 miliar, disusul BBCA sebesar Rp43,62 miliar dan KOTA Rp40,09 miliar.
Investor asing juga tercatat melakukan penjualan bersih pada BBRI, EMAS, MDIA, ISAT, CUAN, PTRO, BWPT, ARCI, ESSA, SMGR, DEWA, BUMI, CMNT, AKRA, MEDC, dan KLBF.
Data tersebut menunjukkan meski transaksi jual asing masih cukup besar, posisi pembelian tetap lebih dominan hingga tengah hari. Kondisi itu tercermin dari net foreign buy yang masih berada di Rp554,48 miliar.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: