Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Prajurit TNI AL Diperiksa Lanal Denpasar, Arya Wedakarna Sebut Minta Pendampingan ke Thailand karena Takut

Prajurit TNI AL Diperiksa Lanal Denpasar, Arya Wedakarna Sebut Minta Pendampingan ke Thailand karena Takut Kredit Foto: Arya Wedakarna
Warta Ekonomi, Jakarta -

Arya Wedakarna menjelaskan keberadaan seorang prajurit TNI AL yang mendampinginya saat menghadiri kontes transgender Miss Equality World 2026 di Bangkok, Thailand.

Arya mengatakan prajurit tersebut merupakan ajudannya yang telah bertugas mengawal dirinya selama sekitar satu tahun. Menurut dia, keberadaan ajudan itu tidak berkaitan dengan acara kontes transgender yang dihadirinya.

Ia menyebut kondisi keamanan di Thailand menjadi alasan ajudannya tetap melekat selama kunjungan. Arya menilai situasi di negara tersebut kurang kondusif karena adanya konflik, ledakan, dan penembakan.

Foto-foto Arya saat menghadiri Miss Equality World 2026 sebelumnya ramai menjadi sorotan di media sosial. Arya menegaskan kehadirannya bukan dalam kapasitas sebagai anggota DPD RI perwakilan Bali.

Ia menyebut hadir sebagai Presiden Hindu Center of Indonesia setelah mendapat undangan dari MS Organization, organisasi yang disebut telah beberapa kali menggelar kegiatan sosial dan amal di Bali.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Arya mengikuti sejumlah agenda, mulai dari kunjungan ke vihara, kuil Hindu, pameran, hingga diskusi. Puncak acara pada 30 Agustus diisi dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah tokoh.

Baca Juga: Catatan Kriminolog, Hercules Pernah Berseteru dengan Elite TNI dari Sutiyoso hingga Gatot Nurmantyo

Arya mengatakan dirinya hadir untuk menerima penghargaan dan video tentang pariwisata Bali yang dinilai berhasil. Ia datang mewakili Bali sebagai tokoh wisata dan tidak menyampaikan pidato dalam acara tersebut.

Sementara itu, prajurit TNI AL yang menjadi ajudan Arya kini diperiksa oleh Lanal Denpasar. Danlanal Denpasar Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa mengatakan pihaknya masih mempelajari dan mendalami persoalan yang menjadi sorotan publik tersebut.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat