Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Lanjutkan Bantuan Pendidikan dan Kesehatan di NTT, Hari Ketiga Pendekar 08 Dampingi Warga

Lanjutkan Bantuan Pendidikan dan Kesehatan di NTT, Hari Ketiga Pendekar 08 Dampingi Warga Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Memasuki hari ketiga aksi kemanusiaan di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Pendekar 08 memperluas sasaran bantuan bagi masyarakat terdampak gempa. Selain memenuhi kebutuhan dasar, bantuan kini menyasar sektor pendidikan, kesehatan, hingga warga yang masih mengungsi secara mandiri.

Ketua Umum Pendekar 08 Ancilla Yanny Irmella mengatakan, pada hari ketiga, tim bergerak ke tiga titik di Kabupaten Ngada, yakni Kelurahan Susu, MI Al-Ghuraba Bajawa, dan UPTD Puskesmas Aimere.

“Jadi kami dari Pendekar 08 hadir di sini untuk memberikan bantuan berupa sembako, perlengkapan sekolah dan mainan untuk anak-anak terutama ya, jadi kami hari ini akan turun di tiga titik yaitu di Kelurahan Susu, di Sekolah MI Al-Ghuraba Bajawa dan juga Puskesmas Aimere,” ujar Ancilla, Kamis (3/9/2026).

Di sektor pendidikan, bantuan diberikan kepada anak-anak di MI Al-Ghuraba Bajawa berupa perlengkapan sekolah dan mainan. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung anak-anak kembali menjalani aktivitas belajar di tengah proses pemulihan pascabencana.

Sementara di sektor kesehatan, Pendekar 08 mendatangi UPTD Puskesmas Aimere. Tim juga membawa pendamping untuk memberikan dukungan psikologis bagi anak-anak yang terdampak gempa.

“Dan nanti kami akan turunkan juga untuk tim trauma healing untuk bantu anak-anak untuk lebih mengatasi traumanya pada saat di sana pasca gempa,” katanya.

Pemulihan Butuh Kolaborasi

Kehadiran Pendekar 08 mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Ngada. Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu mengatakan, pemulihan pascabencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, hingga masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada dan seluruh masyarakat Ngada, kami menyampaikan terima kasih banyak dan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman Pendekar 08 di bawah Bunda Ancilla,” ujar Bernadinus.

Menurut dia, nilai penting dari aksi kemanusiaan bukan hanya terletak pada jumlah bantuan yang diberikan, tetapi juga kepedulian dan kemauan untuk hadir bersama masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

“Situasi ini tidak akan terjadi kalau kita tidak bersama-sama. Di dalam suasana kebencanaan ini atau situasi apapun, dalam peristiwa ini kita mesti kemudian bersama-sama,” katanya.

Bernadinus berharap semangat kolaborasi tersebut terus terjaga hingga proses pemulihan masyarakat benar-benar selesai.

“Sekali lagi terima kasih banyak kepada Bunda Ancilla, sampaikan salam hangat kami kepada teman-teman Pendekar 08, tidak boleh berhenti berbuat baik,” ujarnya.

Bantuan Menyasar Pengungsi Mandiri

Selain tiga lokasi utama, distribusi bantuan Pendekar 08 juga diarahkan kepada warga yang tidak berada di posko pengungsian terpusat.

Komandan Kodim 1625/Ngada Letkol Inf Imam Subekti mengatakan, pihaknya telah memetakan masyarakat terdampak yang membutuhkan bantuan, termasuk kelompok pengungsi mandiri yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Ngada.

“Berkaitan dengan bantuan dari Pendekar 08, kami sebagai di wilayah mengetahui kondisinya yang sebenarnya sehingga kami menerima dengan sangat bersyukur bantuan tersebut dan kami akan spesifikan dengan sasaran yang sudah kami siapkan,” ujar Imam.

Menurut Imam, pola distribusi tersebut diperlukan agar bantuan tidak hanya terkonsentrasi di titik-titik pengungsian utama, tetapi juga menjangkau masyarakat yang sementara tinggal secara mandiri.

Penyaluran bantuan akan dibantu melalui jaringan Babinsa yang berada langsung di wilayah dan mengetahui kondisi masyarakat terdampak.

Baca Juga: Gempa NTT: Telkom Akses Gercep Turunkan 150 Teknisi, Layanan Siaga 24 Jam

“Di mana sasaran-sasaran kami yang saat ini adalah yang sifatnya mandiri, pengungsi mandiri, dan kami akan langsung dispesifikan melalui Babinsa-Babinsa yang ada di wilayah,” katanya.

Dengan pola tersebut, bantuan diharapkan dapat disalurkan secara lebih terarah sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Pada hari ketiga, penyaluran bantuan difokuskan di Kelurahan Susu, Kecamatan Bajawa; MI Al-Ghuraba Bajawa di Kelurahan Kisanata, Kecamatan Bajawa; serta UPTD Puskesmas Aimere, Kabupaten Ngada.

Perluasan sasaran ke sekolah, fasilitas kesehatan, dan pengungsi mandiri menjadi bagian dari upaya Pendekar 08 untuk mendukung pemulihan masyarakat secara bertahap setelah bencana.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat