Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu mempertanyakan alasan Presiden Prabowo Subianto kerap memuji Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Menurut Said Didu, sejumlah daerah tengah menghadapi kelangkaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang berdampak pada kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok rakyat.
"Kelangkaan BBM sudah berlangsung beberapa bulan di seluruh daerah dan sudah menjadi penyebab naiknya harga hanpir semua komoditas serta menyulitkan rakyat," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Senin (7/9).
"Tapi lucunya Presiden @prabowo selalu memuji Menteri ESDM @bahlillahadalia Ada apa?" imbuhnya.
Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian ESDM menegaskan bahwa stok BBM secara nasional dalam kondisi aman dan mencukupi. Namun, antrean panjang dan kelangkaan pasokan di SPBU berulang kali terjadi dalam beberapa bulan terakhir di sejumlah daerah tertentu.
Kondisi ini bersifat regional, dengan dampak paling terasa di beberapa titik di Sumatra, sebagian Jawa, dan Kalimantan. Faktor penyebabnya antara lain:
- Masalah angkutan, seperti aksi pemogokan sopir truk tangki atau hambatan cuaca ekstrem yang membuat pengiriman BBM dari terminal utama ke SPBU terlambat.
Baca Juga: AHY Janji Kawal Kebijakan Prabowo: Rakyat Membutuhkan Kepastian, Dunia Usaha Membutuhkan Kepastian
- Kebocoran distribusi, di mana Solar subsidi dan Pertalite yang seharusnya ditujukan bagi masyarakat kecil, nelayan, atau pelaku UMKM justru disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak.
- Isu penyesuaian harga BBM nonsubsidi di awal September yang memicu kepanikan warga. Banyak masyarakat menengah ke atas beralih atau memborong Pertalite, sehingga stok di SPBU cepat habis.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: