Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Lautan Luas (LTLS) Bidik 4 Sektor Strategis, Pertumbuhan Bisnis Makin Digenjot

Lautan Luas (LTLS) Bidik 4 Sektor Strategis, Pertumbuhan Bisnis Makin Digenjot Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Lautan Luas Tbk (LTLS) memperkuat arah pertumbuhan bisnis dengan menempatkan empat sektor industri sebagai fokus pengembangan, yakni makanan dan minuman (F&B), pengolahan air, personal home care, serta industri kimia.

Strategi tersebut menjadi bagian dari agenda pertumbuhan jangka panjang perseroan di tengah portofolio bisnis yang mencakup manufaktur, distribusi, serta jasa dan bisnis pendukung.

Manajemen Lautan Luas menyampaikan strategi tersebut dalam Paparan Publik Tahunan 2026 yang digelar secara daring melalui rangkaian Public Expose Live 2026, Selasa (8/9/2026).

Direktur Pengelola PT Lautan Luas Tbk Joshua C. Asali mengatakan kinerja pada semester I 2026 menjadi modal bagi perseroan untuk melanjutkan ekspansi.

"Kinerja semester pertama 2026 memberikan fondasi yang kuat bagi Perseroan untuk melanjutkan agenda pertumbuhan. Kami melihat peluang yang menarik di sejumlah industri strategis," ujar Joshua.

Pada enam bulan pertama 2026, Lautan Luas mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp5,11 triliun. Angka tersebut meningkat 21,2% dibandingkan Rp4,22 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Perseroan juga membukukan EBITDA sebesar Rp411 miliar dan laba bersih Rp124 miliar.

Dari sisi kontribusi pendapatan, bisnis Chemical & Others masih menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 41%. Selanjutnya, F&B berkontribusi 20%, Animal Feed 13%, Water 12%, Personal Home Care 9%, serta Support & Services 5%.

Direktur Komersial Lautan Luas Soewandhi Soekamto mengatakan diversifikasi tersebut menjadi salah satu cara perseroan menjaga ketahanan bisnis sekaligus membuka ruang ekspansi ke sektor yang dinilai memiliki prospek jangka panjang.

Perkuat Bisnis Makanan dan Minuman

Di sektor F&B, LTLS berupaya memperluas bisnis B2B melalui berbagai aplikasi produk untuk industri daging olahan, minuman, bumbu dan penyedap, serta dairy dan cheese.

Perseroan juga memperluas jangkauan ke kanal hotel, restoran, dan kafe (HoReCa), jaringan kedai kopi, serta bakery. Pasar internasional turut menjadi sasaran pengembangan bisnis F&B.

Untuk memperkuat layanan kepada pelanggan, Lautan Luas mengembangkan laboratorium, kemampuan formulasi, dan solusi teknikal. Kapabilitas tersebut memungkinkan perseroan membantu pelanggan dalam pengembangan produk maupun kebutuhan aplikasinya.

Di sisi konsumen, perseroan juga tetap mengembangkan jalur distribusi dan brand awareness untuk produk retail sebagai bagian dari penguatan bisnis B2C.

Pada sektor pengolahan air, LTLS mengarahkan pengembangan bisnis menuju konsep Integrated Water Solution.

Model tersebut mencakup penyediaan bahan kimia dan media pengolahan air, layanan operasi dan pemeliharaan, sistem pengolahan air bersih dan limbah, hingga solusi air bersih serta air minum.

Perseroan juga membuka peluang ekspansi ke pasar internasional dan sejumlah industri strategis. Pengembangan produk specialty, cleaning, dan sanitation turut dilakukan untuk memperluas solusi yang dapat ditawarkan kepada pelanggan.

Sementara di bisnis Personal Home Care, LTLS mengembangkan pendekatan kolaboratif dengan pelanggan, termasuk dalam pengembangan produk.

Penguatan laboratorium, solusi teknikal, dan formulasi menjadi bagian dari upaya tersebut. Salah satu area yang menjadi perhatian adalah pengembangan active ingredients untuk memenuhi kebutuhan industri perawatan pribadi.

Perseroan juga menargetkan peningkatan penetrasi pasar internasional dari bisnis tersebut.

Sektor kimia menjadi fokus lainnya yang terus dikembangkan LTLS. Perseroan memperluas portofolio produk dan solusi untuk berbagai kebutuhan industri, termasuk farmasi dan kesehatan.

Untuk memperkuat bisnis tersebut, Lautan Luas membangun kemitraan dengan sejumlah multi-principal. Perseroan juga meningkatkan porsi penjualan private label sebagai bagian dari pengembangan portofolio.

Di sisi manufaktur, LTLS mengembangkan produk turunan minyak dan wax serta sodium silicate melalui fasilitas produksi sendiri.

Peluang pertumbuhan juga dibidik melalui ekspansi pasar internasional dan pengembangan kanal B2B e-commerce.

Baca Juga: AKRA Siapkan Capex Rp1 Triliun, JIIPE Jadi Salah Satu Fokus Ekspansi

Baca Juga: SSIA Siapkan Capex Rp2,2 Triliun pada 2026, Fokus ke Subang Smartpolitan

Baca Juga: Pabrik BYD Dibuka, SSIA Incar Efek Domino ke Subang Smartpolitan

Jaga Pertumbuhan dan Kondisi Keuangan

Ekspansi di empat sektor tersebut dibarengi dengan upaya menjaga kondisi keuangan perseroan.

Pada Semester I 2026, rasio utang bersih terhadap EBITDA Lautan Luas berada di level 1,42 kali, membaik dibandingkan 2,42 kali pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Rasio utang bersih terhadap ekuitas juga berada di level 0,32 kali. Sementara itu, siklus modal kerja membaik menjadi 48 hari dari sebelumnya 57 hari pada H1 2025.

Direktur Keuangan Lautan Luas Elly M. Tansil mengatakan perseroan akan tetap menjaga keseimbangan antara ekspansi, profitabilitas, dan disiplin keuangan.

"Kami akan terus menjaga kualitas pertumbuhan dengan mengoptimalkan portofolio bisnis. Selain itu, disiplin dalam pengelolaan keuangan dan modal kerja akan tetap menjadi bagian penting," ujar Elly.

Di luar kinerja bisnis, LTLS juga menjalankan sejumlah program keberlanjutan. Perseroan telah memasang panel surya berkapasitas 1.052 kWp dan memanfaatkan cangkang sawit sekitar 55.000 GJ per tahun.

Perseroan juga telah menanam 20.000 mangrove serta mengembangkan lebih dari 700 pohon dan hortikultura.

Dalam pengelolaan air, Lautan Luas berkontribusi melalui pengolahan air bersih dengan kapasitas sekitar 5,8 juta ML per tahun. Seluruh anak perusahaan manufaktur perseroan juga telah memperoleh peringkat PROPER Biru serta memiliki sertifikasi ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001.

Melalui diversifikasi bisnis, penguatan empat sektor utama, dan pengembangan kemampuan teknikal, LTLS menargetkan pertumbuhan yang tidak hanya berasal dari ekspansi volume, tetapi juga dari peningkatan nilai tambah produk dan solusi bagi pelanggan.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Dian Ihsan