Kredit Foto: Rena Laila Wuri
Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada Selasa (8/9/2026) siang. Hingga pukul 11.34 WIB, gunung api tersebut tercatat sudah mengalami empat kali erupsi dalam sehari.
Erupsi terbaru terjadi pada pukul 11.34 WIB dan terekam oleh seismograf selama 17 detik. Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi tersebut memiliki amplitudo maksimum 50 mm.
"Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Selasa, 08 September 2026, pukul 11:34 WIB," tulis PVMBG dalam laporan resminya. Tinggi kolom erupsi pada kejadian tersebut tidak dapat diamati secara visual.
Sebelum erupsi siang hari, Gunung Anak Krakatau lebih dulu meletus tiga kali pada Selasa pagi. Erupsi pertama terjadi pukul 05.08 WIB, disusul erupsi kedua pukul 05.34 WIB dan erupsi ketiga pukul 07.49 WIB.
Pada erupsi pertama, visual letusan tidak teramati dari pengamatan yang dilakukan. Aktivitas tersebut terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi 15 detik.
Erupsi kedua juga tidak teramati secara visual. Seismograf merekam amplitudo maksimum 44 mm dengan durasi erupsi selama 10 detik.
Sementara itu, erupsi ketiga tercatat memiliki amplitudo maksimum 48 mm dan berlangsung selama 19 detik. Seperti dua erupsi sebelumnya, kondisi visual letusan juga tidak teramati.
Baca Juga: Anak Krakatau Masih Level Siaga, PVMBG Ungkap Potensi Letusan Masih Tinggi
Dengan empat kali erupsi dalam kurun waktu kurang dari tujuh jam, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih menunjukkan dinamika vulkanik yang perlu diwaspadai. PVMBG meminta masyarakat tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
Masyarakat juga diminta mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui informasi resmi PVMBG dan Badan Geologi. Pembatasan radius tersebut diberlakukan untuk mengurangi risiko terhadap masyarakat di tengah aktivitas erupsi yang masih berlangsung.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: