Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Rocky Gerung Bukan Pengkritik Kekuasaan, Hanya Anti-Jokowi

Rocky Gerung Bukan Pengkritik Kekuasaan, Hanya Anti-Jokowi Kredit Foto: Instagram/Dede Budhyarto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan Komisaris Independen PT Pelni, Dede Budhyarto, menilai pengamat politik Rocky Gerung bukanlah pengkritik kekuasaan, meskipun dikenal sebagai kritikus keras terhadap pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Dede, sikap Rocky konsisten hanya menyerang Jokowi dan keluarganya, sementara terhadap Presiden Prabowo Subianto ia terlihat lebih lembek.

"Menurut saya Rocky Gerung tdk berubah: tajam kepada Jokowi & keluarganya, tetapi mendadak tumpul kepada Prabowo. Sejak Pilpres 2019 pun namanya sempat disebut masuk bursa kabinet," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Rabu (9/9).

Ia menambahkan, publik seharusnya tidak kaget dengan sikap Rocky saat ini.

"Ada yang baru sadar sekarang? Kami sudah 10 tahun menghadapinya. Dia bukan pengkritik kekuasaan, cuma konsisten anti-Jokowi & keluarganya," imbuhnya.

Dede menilai wajar jika Rocky kini terlihat melempem.

"Jadi kalau hari ini terlihat “melempem”, ya wajar, memang loyalis. Mungkin juga sudah capek terus-terusan di luar kekuasaan, usia makin menua," tandasnya.

Sebelumnya, Rocky mengaku sangat mengkritik keras Jokowi atas proyek-proyek seperti pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan beban utang Kereta Cepat Whoosh.

Baca Juga: Jika Prabowo Pilih Gibran, PDIP–Anies Bisa Tumbangkan Petahana

Rocky menegaskan ia tidak bisa mengkritik Prabowo dengan cara yang sama seperti mengkritik Jokowi. Menurutnya, beban kesalahan dari proyek IKN dan utang Whoosh pada dasarnya dirancang di era Jokowi, sehingga kritik terkait akar masalah proyek tersebut dialamatkan ke Jokowi.

Namun, ia menegaskan tetap akan mengkritik Prabowo jika anggaran negara terus dihamburkan untuk melanjutkan kebijakan bermasalah tersebut.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya