Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kecewa! Warga NTT Viral Injak Bantuan dari Pemerintah: Isinya Cuma...

Kecewa! Warga NTT Viral Injak Bantuan dari Pemerintah: Isinya Cuma... Kredit Foto: Pupuk Kaltim
Warta Ekonomi, Jakarta -

Video seorang warga Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menginjak bantuan logistik untuk korban gempa sempat menghebohkan media sosial.

Aksi tersebut dilakukan terhadap bantuan makanan yang diperuntukkan bagi warga terdampak gempa magnitudo 7,7 di Flores.

Warga bernama Saimin Sadang Syawal itu akhirnya buka suara. Ia mengaku menyesal dan khilaf atas tindakannya, sekaligus menyadari aksinya telah membuat banyak pihak resah.

Saimin juga mengakui bahwa video tersebut memang direkam dan diunggah sendiri olehnya ke media sosial. Kapolres Manggarai Timur, AKBP Haryanto, mengonfirmasi bahwa Saimin telah menyampaikan permohonan maaf.

Baca Juga: Stok Beras Korban Gempa NTT di Ende Habis

Dalam rekaman permintaan maaf tersebut, Saimin terlihat mengenakan baju berkerah warna merah dan berdiri seorang diri. Ia menyampaikan permohonan maaf atas aksi yang sebelumnya viral tersebut.

Saimin menjelaskan, tindakannya dilakukan karena dirinya kecewa dengan bantuan yang diterima warga. Menurutnya, bantuan tersebut dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan warga setelah gempa bumi mengguncang wilayah mereka.

Sebelumnya, video Saimin ketika menginjak bantuan untuk korban gempa magnitudo 7,7 di Flores beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, sejumlah bantuan makanan terlihat tergeletak di lantai.

Beberapa bungkus mi instan dan biskuit tampak berserakan. Sementara itu, terdengar suara warga dan suara Saimin yang tengah merekam aksinya.

Dalam video tersebut, Saimin mempersoalkan jumlah bantuan makanan yang diterima warga dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur. Ia menyebut warga hanya memperoleh tiga bungkus mi dan satu bungkus biskuit.

"Ini bantuannya berupa mie 3 bungkus, Malkist 1 bungkus bantuan oleh Pemda per hari ini. Ini bentuk bantuannya, yang lain sudah pada hancur," kata pria dalam video itu.

Saimin juga mengatakan warga di lokasi tersebut baru dua kali menerima bantuan makanan dari pemerintah sejak gempa mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri