Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Lepas Ekspansi ke Semarang, Pasar Kendaraan Listrik Jadi Incaran

Lepas Ekspansi ke Semarang, Pasar Kendaraan Listrik Jadi Incaran Kredit Foto: Lepas
Warta Ekonomi, Jakarta -

Lepas memperluas jaringan penjualan kendaraan energi baru (NEV) ke Semarang, Jawa Tengah. Merek di bawah Chery Group tersebut membuka Lepas MAS Semarang bersama PT Mitra Auto Sinergi untuk memperkuat akses konsumen terhadap kendaraan listrik dan plug-in hybrid.

Ekspansi ini dilakukan ketika pasar kendaraan listrik di Jawa Tengah mulai berkembang. Hingga kuartal I 2026, tercatat 22.434 kendaraan listrik telah beroperasi di Jawa Tengah dengan dukungan 283 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Di Kota Semarang, perkembangan elektrifikasi juga terlihat dari persiapan pengoperasian bus listrik untuk layanan BRT Trans Semarang.

Vice Country Director Lepas Indonesia Temmy Wiradjaja mengatakan Semarang menjadi salah satu wilayah yang diperhitungkan dalam perluasan jaringan Lepas di Jawa Tengah.

"Kehadiran Lepas MAS Semarang menjadi langkah Lepas untuk memperluas jaringan di Jawa Tengah sekaligus semakin mendekatkan brand dengan konsumen di Semarang dan sekitarnya," ujar Temmy.

Lepas MAS Semarang berlokasi di Jalan Mayor Jenderal DI Panjaitan No. 80, Semarang. Dealer tersebut berdiri di atas lahan 1.400 meter persegi dengan luas bangunan 1.200 meter persegi dan mengusung layanan 3S, yakni sales, service, dan spare parts.

Dengan fasilitas tersebut, konsumen dapat memperoleh layanan penjualan hingga purnajual dalam satu lokasi. Dealer ini juga menjadi titik layanan bagi konsumen Lepas di Semarang dan wilayah sekitarnya.

Direktur PT Mitra Auto Sinergi Djunaedi Hadiwidjaja mengatakan pembukaan dealer tersebut disiapkan untuk mengikuti kebutuhan mobilitas masyarakat Semarang yang semakin beragam.

"Kami melihat Semarang sebagai kota dengan aktivitas masyarakat yang dinamis dan kebutuhan mobilitas yang semakin beragam. Karena itu, kehadiran Lepas MAS Semarang bukan hanya untuk menghadirkan produk, tetapi juga memberikan pengalaman Lepas secara lebih dekat kepada konsumen," kata Djunaedi.

Bawa Dua Pilihan Elektrifikasi

Di Semarang, Lepas menawarkan dua model dengan teknologi berbeda, yakni E4 EV dan L8 PHEV.

Lepas E4 EV merupakan kendaraan listrik murni dengan jarak tempuh lebih dari 600 kilometer berdasarkan standar CLTC. Mobil ini dilengkapi 18 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), kamera 540 derajat, enam airbag, serta perlindungan baterai dengan standar IP68/IPX9K.

Sementara itu, Lepas L8 PHEV menggabungkan motor listrik dengan mesin bensin. Model tersebut memiliki jarak tempuh gabungan lebih dari 1.300 kilometer dan tenaga maksimal 215 hp.

L8 PHEV juga dibekali fitur Vehicle-to-Load (V2L) dengan daya 6,6 kW. Sejumlah fitur pendukung lainnya mencakup massage seat, fragrance system, Remote Parking Assist (RPA), dan Auto Parking Assist (APA).

Kedua model tersebut menggunakan LEX Platform yang dikembangkan Lepas untuk kendaraan elektrifikasi.

Baca Juga: Hampir 3 Mobil Listrik China Baru Meluncur Tiap Hari, Kualitas Baterai Jadi Tantangan

Baca Juga: Tak Sekadar Penjualan, TKDN Bakal Jadi Dasar Insentif Mobil Listrik

Baca Juga: BYD dan Jaecoo Jadi Penguasa Mobil Listrik di Indonesia

Kehadiran dua model dengan teknologi berbeda menjadi cara Lepas menyasar kebutuhan konsumen yang beragam. E4 EV ditujukan bagi konsumen yang menginginkan kendaraan listrik penuh, sedangkan L8 PHEV menawarkan fleksibilitas penggunaan listrik dan bahan bakar.

Pembukaan dealer di Semarang sekaligus memperluas jaringan Lepas di Jawa Tengah. Dengan jumlah kendaraan listrik yang terus bertambah dan infrastruktur pengisian yang ikut berkembang, perusahaan melihat ruang untuk memperbesar pasar kendaraan energi baru di wilayah tersebut.

Lepas MAS Semarang kini menjadi salah satu titik penjualan dan layanan bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi, baik melalui teknologi full electric maupun plug-in hybrid.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Dian Ihsan

Tag Terkait: