Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Longsor Menerjang 7 Kampung di Aceh Tengah, Alat Berat Dikerahkan

Longsor Menerjang 7 Kampung di Aceh Tengah, Alat Berat Dikerahkan Kredit Foto: BPBD Kabupaten Aceh Tengah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, pada Minggu (13/9/2026) malam. Bencana yang dipicu hujan deras tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan 13 warga mengalami luka-luka.

Longsor terjadi sekitar pukul 18.15 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari. Material longsor dan lumpur menutup sejumlah ruas jalan serta merusak rumah warga.

Berdasarkan pendataan sementara, bencana berdampak pada tujuh kampung yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kebayakan, Lut Tawar, Celala, dan Silih Nara.

Selain korban jiwa dan luka-luka, BNPB mencatat empat rumah warga mengalami kerusakan. Sebanyak dua rumah rusak berat dan dua lainnya mengalami rusak sedang.

Material longsor juga menutup badan jalan nasional, jalan provinsi, hingga jalan kabupaten. Kondisi tersebut sempat mengganggu aktivitas dan mobilitas masyarakat di wilayah terdampak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah telah bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Untuk mempercepat pembukaan akses transportasi, BPBD mengerahkan dua alat berat yang terdiri dari satu wheel loaderdan satu excavator. Petugas gabungan masih membersihkan material lumpur dan bebatuan yang menutup sejumlah ruas jalan.

Baca Juga: DPR Buka Jalan Perubahan UUPA, Dana Otsus Aceh Bisa Makin Besar

Baca Juga: Kapal Virgo Sempat Hadapi Cuaca Ekstrem Sebelum Dilaporkan Hilang Kontak

BPBD juga terus memantau kondisi di lapangan. Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

BNPB mengimbau masyarakat Aceh Tengah, khususnya warga yang tinggal di kawasan lereng dan tebing, meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras berlangsung dalam durasi lama.

Masyarakat diminta segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman apabila melihat tanda-tanda awal pergerakan tanah.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Syarief Muhammad Syafiq
Editor: Annisa Nurfitri