- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Sempat Disuspensi, BEI Kembali Buka Perdagangan Saham Emiten Haji Isam
Kredit Foto: Uswah Hasanah
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka perdagangan saham milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) mulai Senin (14/9/2026).
Demikian disampaikan Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan dalam keterbukaan informasi BEI.
"Pencabutan suspensi berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai setelah sebelumnya perdagangan saham JARR dihentikan sementara akibat kenaikan harga kumulatif yang signifikan," kata Endra.
Sebelumnya, BEI menghentikan perdagangan saham JARR sejak 11 September 2026 sebagai langkah cooling down sekaligus memberikan waktu bagi investor untuk mencermati informasi dan risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Menjelang suspensi, saham JARR ditutup di level Rp3.710 per saham pada perdagangan 10 September 2026. Harga tersebut melonjak 8,80% dalam sehari, dengan volume perdagangan sekitar 51,04 juta saham.
Jika dibandingkan dengan posisi pada akhir Agustus, lonjakan saham JARR terlihat semakin tajam. Saat itu, saham JARR masih berada di kisaran Rp1.850 per saham. Artinya, dalam waktu kurang dari dua pekan perdagangan, harga saham JARR telah meningkat sekitar dua kali lipat.
Kenaikan Harga Jadi Perhatian
Kenaikan tajam tersebut menjadi perhatian BEI. Namun, suspensi tidak berarti bursa memberikan penilaian terhadap kewajaran harga ataupun fundamental JARR. Langkah tersebut merupakan mekanisme cooling down untuk memberi kesempatan kepada investor mencermati kondisi dan risiko perdagangan saham.
Dengan kembali dibukanya perdagangan, pergerakan harga dan volume transaksi JARR akan menjadi perhatian pasar. Investor akan melihat apakah momentum kenaikan sebelumnya masih berlanjut atau justru diikuti aksi ambil untung setelah suspensi dicabut.
Baca Juga: Emiten Haji Isam (PACK) Siapkan Aksi Korporasi untuk Kerek Kapasitas Nikel
Baca Juga: BEI Setop Perdagangan 2 Saham, Salah Satunya Milik Haji Isam
Baca Juga: Haji Isam Tawar 62,2% Saham BYAN, Nilainya Jauh di Bawah Harga Pasar
JARR merupakan emiten yang bergerak di bidang perkebunan dan pengolahan kelapa sawit. Perseroan dikendalikan oleh Haji Isam melalui PT Eshan Agro Sentosa dengan kepemilikan sekitar 86,64%.
Di tengah lonjakan harga saham yang cukup cepat, kondisi fundamental perseroan tetap menjadi salah satu aspek yang perlu dicermati. Pergerakan harga yang tinggi dalam waktu singkat tidak serta-merta mencerminkan perubahan fundamental perusahaan.
Untuk itu, investor perlu memperhatikan kinerja keuangan, prospek bisnis, valuasi, serta keterbukaan informasi perseroan dalam menilai pergerakan saham JARR yang dimiliki Haji Isam.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Dian Ihsan