- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Emiten Haji Isam (PACK) Siapkan Aksi Korporasi untuk Kerek Kapasitas Nikel
Kredit Foto: IMIP
PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) emiten yang dimiliki oleh Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam ini tengah menyiapkan strategi untuk meningkatkan kapasitas bijih nikel dalam jangka pendek. Rencana tersebut disebut sebagai bagian dari aksi korporasi yang tengah dipertimbangkan perseroan, meski manajemen belum mengungkap bentuk maupun detailnya.
Perseroan mengonfirmasi bahwa aksi korporasi memang tengah dipertimbangkan setelah sebelumnya menyampaikan informasi tersebut kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).
“Betul Perseroan sedang mempertimbangkan untuk melakukan aksi korporasi. Dalam jangka pendek, Perseroan berencana meningkatkan kapasitas bijih nikel. Perseroan belum bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait dengan aksi korporasi tersebut,” tulis manajemen PACK, dalam keterbukaan informasi, Minggu (13/9/2026).
Manajemen menyatakan apabila aksi korporasi tersebut direalisasikan dalam bentuk apa pun, perseroan akan mengikuti ketentuan pasar modal, termasuk melakukan keterbukaan informasi kepada publik dan memperoleh persetujuan pemegang saham apabila dipersyaratkan.
Rencana peningkatan kapasitas bijih nikel menjadi langkah strategis PACK di tengah kinerja keuangan yang disebut manajemen tetap positif. Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp190,7 miliar untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026.
Manajemen mengaitkan kenaikan harga saham PACK salah satunya dengan kinerja perseroan tersebut. Selain itu, pemegang saham pengendali, EEP, disebut terus memberikan dukungan terhadap perseroan.
“Perseroan tidak memiliki strategi khusus dalam menjaga harga saham. Pergerakan saham merupakan mekanisme dari pasar. Analisa manajemen terhadap kenaikan harga saham salah satunya diakibatkan oleh kinerja Perseroan yang baik dimana Perseroan mencatatkan net profit yang baik sebesar IDR 190,7 miliar sampai dengan periode yang berakhir 30 Juni 2026,” kata manajemen.
Baca Juga: Haji Isam Tawar 62,2% Saham BYAN, Nilainya Jauh di Bawah Harga Pasar
Baca Juga: BEI Kembali Suspensi Saham Milik Haji Isam (PACK), Sudah Naik 75% dalam Sepekan
Baca Juga: Low Tuck Kwong Buka Peluang Lepas Saham BYAN, Rumor Akuisisi Haji Isam Menguat
Meski demikian, PACK belum mengungkap apakah rencana peningkatan kapasitas tersebut akan dilakukan melalui ekspansi fasilitas, akuisisi, investasi baru, atau bentuk aksi korporasi lainnya. Informasi mengenai bentuk aksi korporasi masih akan disampaikan sesuai ketentuan keterbukaan informasi apabila perseroan memutuskan untuk merealisasikannya.
Dalam paparan publik tersebut, manajemen juga menjelaskan struktur pemegang saham perseroan. EEP merupakan pemegang saham pengendali, sementara Haji Isam disebut sebagai salah satu pemegang saham minoritas signifikan dan bukan pengendali perseroan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: